Malang (beritajatim.com) – Ajang 76 Indonesian Downhill (IDH) Seri 3 2025 yang digelar di Klemuk Bike Park, Kota Batu menjadi ajang pembuktian bagi para rider Kota Apel. Bahkan di kategori Men Elite Pandu Satria Perkasa keluar menjadi juara di seri ke 3 sekaligus menjadi juara umum.
Rider dari Sego Anget Racing Team (SART) tampil percaya diri dalam menaklukkan jalur ekstrem Klemuk yang dikenal memiliki obstacle teknikal dan turunan panjang. Ia sukses menjadi yang tercepat dibanding rider top Indonesia dan luar negeri yang tampil di 76 IDH 2025.
“Balapan di rumah sendiri memberi energi lebih. Saya ingin tunjukkan bahwa arek Batu bisa bersaing di level tertinggi dan memberikan contoh pada generasi penerus saya agar lebih semangat berlatih,” ujar Pandu.

Di kategori Men Junior ada atlet asal Kota Batu lainnya yakni, Fajar Abdul Rochman. Dia menjadi yang tercepat di seri ketiga. Rider asal tim Spartan Racing Team ini pun menutup musim dengan juara dua di kategori junior atau Men Junior.
“Ini hasil dari kerja keras dan latihan terus-menerus. Rasanya luar biasa bisa menang di depan pendukung sendiri,” ujar Fajar.
Seri ketiga di Klemuk Bike Park di ikuti 136 atlet downhill yang bertanding di 10 kategori. Yakni Men Elite, Women Elite, Men Junior, Men Master A, Men Master B, Men Master C, Men Sport A, Men Sport B, Men Youth dan Women Youth The Ultimate Battle for Men Elite. Seri di Klemuk Park menjadi puncak dari rangkaian tiga seri musim 2025 dua seri sebelumnya digelar di Ternadi Bike Park, Kudus dan Bukit Klangon, Yogyakarta.
Event Director 76 Indonesian Downhill, Aditya Nugraha mengatakan hingga puncak final di seri 3 para Rider masih bersaing merebut juara umum. Hal ini menunjukan 76 IDH 2025 sangat kompetitif karema semua kelas mengejar overall champion.

”Program kita untuk membuat overall Champion, program kita untuk membuat poin-poin di setiap kehadiran mereka di setiap posisi mereka, itu berhasil untuk memancing mereka ingin kompetitif,” kata Aditya.
Aditya menyebut seri 3 penuh kejutan. Seperti yang dilakukan Pandu Satrio Pamungkas yang akhirnya berhasil memeng di Kelas Men Elite. Menurutnya Pandu merupakan rider yang baru naik kelas di IDH 2025 setelah di 2024 bertanding di kelas Men Junior.
”Di luar eksploitasi kita. Kita sebenarnya tahu dia (Pandu ) berbakat. Kita tahu dia cukup mumpuni, tetapi kita juga terkejut kalau dia sampai overall. Karena dari seri satu dan seri dua progresnya tidak drastis tetapi signifikan,” ujar Aditya. (luc/but)






