Ponorogo (beritajatim.com) – Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah memasuki tahap krusial, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Menariknya, dua pelamar CPNS dari Ponorogo akan mengikuti tes SKD di luar negeri, tepatnya di Konsulat Jenderal Johor Baru, Malaysia.
Kepala Bidang Perencanaan Pengadaan, Pengelolaan Data, dan Sistem Informasi ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Ahmad Zamroni, menjelaskan bahwa pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) di luar negeri diperbolehkan, terutama bagi pelamar yang berdomisili di wilayah yang lebih dekat dengan lokasi tersebut.
“Tes CAT di luar negeri ini memang diizinkan, karena lokasi terdekat dengan domisili pelamar,” ungkap Ahmad Zamroni pada Selasa (15/10/2024).
Total sebanyak 7.182 pelamar CPNS Pemkab Ponorogo dijadwalkan mengikuti tes SKD. Sebagian besar dari mereka, yakni 4.914 pelamar, akan melaksanakan ujian di titik lokasi (tilok) Asrama Haji Madiun. Tes ini dijadwalkan berlangsung dari 1 hingga 4 November 2024, dengan jumlah peserta per shift mencapai 400 orang. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kapasitas Personal Computer (PC) yang tersedia di lokasi.
“Di Asrama Haji Madiun, kami akan mengakomodasi 4.914 peserta SKD. Tes dijadwalkan mulai 1 hingga 4 November 2024,” ungkap Zamroni.
Selain di Madiun, lokasi tes lainnya, misalnya di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Blitar dengan 584 pelamar, dan BKN Yogyakarta dengan 541 pelamar. Kedua lokasi tersebut menjadi pilihan alternatif bagi pelamar yang berada di luar Ponorogo.
Untuk mempersiapkan diri menjelang pelaksanaan SKD, Zamroni mengingatkan para pelamar agar segera mencetak kartu ujian mereka. Kartu tersebut wajib dibawa saat pelaksanaan tes sebagai syarat masuk ke ruangan ujian.
“Kami harap semua peserta segera mencetak kartu ujian dan mempersiapkan diri dengan baik,” pungkasnya. [end/aje]






