Blitar (beritajatim.com) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Blitar telah ditutup 14 Juni lalu. Meski telah ditutup, ternyata masih banyak SDN yang kekurangan siswa.
Tercatat ada 622 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Blitar yang kekurangan siswa. Jumlah SDN yang kekurangan siswa ini cukup besar lantaran jumlah sekolah dasar di Kabupaten Blitar hanya sebanyak 634.
“Ada 12 SD pagu terpenuhi, satu rombongan belajar itu 28 siswa,” kata Deny Setyawan, Kabid Pengelolaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Senin (8/7/2024).
Kondisi ini tentu mengkhawatirkan. Persaingan antar lembaga SDN negeri dengan sekolah swasta dan Madrasah Ibtidaiyah tentu menjadi penyebab mengapa hal itu bisa terjadi.
“Karena memang kondisi lembaga dari tahun ke tahun tidak pernah pagu terpenuhi 28 siswa, ada yang 20, 22 bahkan 25 ya memang kondisinya seperti itu dari tahun ke tahun,” terangnya.
Menurut Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, kondisi ini memang sudah terjadi selama bertahun-tahun. Ada berbagai faktor yang membuat SD Negeri semakin sedikit diminati.
Mulai dari faktor geografis hingga tingkat kelahiran anak yang terus berkurang. Belum lagi soal mutu pendidikan dimana SD negeri harus bersaing dengan lembaga swasta lain yang memiliki keleluasaan untuk mengembangkan sistem pendidikannya.
“Informasi dari Kabid Paud pagu ditingkat paud dan TK pun tidak terpenuhi, artinya apa ketika input di TK atau Paud saja tidak terpenuhi maka out put yang akan diinput oleh SD pun tidak akan terpenuhi juga,” bebernya.
Sebenarnya inovasi sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar untuk mengatasi hal itu. Salah satunya yakni menggandeng Kementerian Agama dalam masa PPDB ini.
Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar mengajak Lembaga dibawah naungan Kemenag untuk menyelaraskan jadwal dan prosedur PPDB. Harapannya tentu agar semua sekolah baik yang dibawah Diknas maupun Kemenag bisa sama-sama memperoleh siswa.
Namun nampaknya hal itu masih perlu dievaluasi ulang. Pasalnya hingga saat ini masih ada ratusan SDN yang pagunya belum terpenuhi.
“Pada tahun ini ada pendaftar 9. 150 yang diterima 8.972 yang belum diterima 178 siswa. Mengapa belum diterima kemungkinan karena pihak sekolah belum melakukan finalisasi dalam sistem pendaftaran,” pungkasnya.
Total pagu di jenjang SD Kabupaten Blitar mencapai 17.752 siswa. Namun hingga masa PPDB ditutup jumlah pendaftar masih berada di angka 9.150 siswa. (owi/beq)






