Surabaya (beritajatim.com) – Bagi umat Muslim, rukun iman merupakan hal yang wajib diketahui. Selain itu, rukun iman juga perlu dipahami dalam menjalankan ibadah.
Rukun iman juga pijakan penting yang memandu setiap individu Muslim dalam beribadah dan menghayati ajaran agama.
Secara istilah, iman sendiri berarti mengucapkan dengan lisan, membenarkan dalam hati, dan mengamalkannya dalam perbuatan.
Berikut ini adalah 6 rukun iman lengkap dengan penjelasannya yang bisa kalian simak.
1. Iman kepada Allah
Pentingnya mengimani dan meyakini keberadaan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan adalah aspek pertama dari Rukun Iman. Setiap Muslim diwajibkan memiliki keyakinan bahwa Allah-lah pencipta alam semesta dan mengakui bahwa Dia adalah Penguasa segalanya. Sehingga, mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya menjadi kewajiban bagi setiap Muslim.
BACA JUGA: Gempa Bumi Terasa Hingga Jawa Timur, Ini Doa yang Bisa Dibaca
2. Iman kepada Malaikat
Kedua, mengimani atau percaya kepada Allah juga tidak kalah penting dalam Islam. Hal ini pula yang menjadi pengendali muslim dalam berperilaku, karena mereka yakin bahwa para malaikat sedang mengawasi dan mencatat amal perbuatan setiap orang.
Sepuluh malaikat dengan perannya masing-masing ialah Jibril yang membawa wahyu, Mikail yang mengatur rezeki, Israfil yang meniup sangkakala, Izrail yang mencabut nyawa, Munkar dan Nakir yang menanyai umat di alam kubur, Raqib dan Atid sang pencatat amal baik dan buruk manusia, Malik yang menjaga pintu neraka dan Ridwan yang menjaga pintu surga.
3. Iman kepada Kitab-Kitab Allah
Allah SWT telah menurunkan berbagai kitab suci kepada Nabi dan Rasul sebagai panduan bagi manusia. Rukun Iman meliputi keyakinan kepada kitab-kitab tersebut, termasuk Taurat untuk Nabi Musa, Zabur untuk Nabi Daud, Injil untuk Nabi Isa, dan Al-Qur’an untuk Nabi Muhammad SAW. Setiap Muslim berkewajiban mempercayai keberadaan dan mengambil petunjuk dari kitab-kitab ini.
4. Iman kepada Nabi dan Rasul
Keempat, umat muslim haru mengimani kehadiran para Nabi dan Rasul beserta tugas-tugasnya. Lebih dari itu, percaya kepada Nabi dan Rasul berarti juga percaya bahwa mereka adalah utusan Allah SWT yang membawa ajaran-ajaran untuk membimbing manusia ke jalan yang benar.
5. Iman kepada Hari Kiamat
Memahami bahwa kehidupan di dunia ini bersifat sementara dan akan berakhir pada suatu saat adalah bagian penting dari Rukun Iman. Hari Kiamat dianggap sebagai akhir dari perjalanan dunia dan penghitungan segala amal perbuatan manusia akan dilakukan di saat itu. Keyakinan ini mengingatkan setiap Muslim akan akhirat yang menjadi tujuan akhir hidup.
BACA JUGA: Terasa Guncangan Gempa, Lakukan Hal Ini untuk Menyelamatkan Diri
6. Iman kepada Qada dan Qadar
Keyakinan akan takdir Allah adalah hal terakhir dari Rukun Iman. Qada adalah takdir yang telah ditetapkan sejak kelahiran, sementara Qadar mencakup ketetapan Allah atas masa lalu, masa kini, dan masa depan. Mempercayai bahwa segala hal telah direncanakan oleh Allah adalah bentuk ketaatan dan kepercayaan.
Dengan memahami keenam pilar Rukun Iman ini, umat Muslim dapat memperkuat keyakinan dan mendekatkan diri kepada agama. Setiap aspek Rukun Iman memiliki peran penting dalam membimbing umat Islam dalam menjalani kehidupan sesuai ajaran agama. (mnd/nap)






