Surabaya (beritajatim.com) – Ada berbagai lagu terbaik Nirvana yang bisa didengarkan untuk mengenang hari kematian Kurt Cobain. Hari ini, 24 tahun yang lalu, musisi legendaris Kurt Cobain, ditemukan tewas di rumahnya di Kota Seattle, Washington, Amerika Serikat.
Peristiwa itu terjadi tepat pada 5 April 1994, yang mana sangat menggemparkan hampir seluruh dunia mengingat Kurt Cobain sedang berada di puncak ketenarannya kala itu.
Terlebih, vokalis dari band Nirvana ini tewas di usia yang masih muda, yakni 27 tahun. Diduga kuat ia melakukan bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri, namun ada juga beberapa teori yang mengatakan bahwa musisi papan atas tersebut telah dibunuh.
Kurt Cobain bersama Nirvana merajai industri musik di era 90-an. Selama 7 tahun berkarya, Nirvana menghasilkan lagu – lagu grunge yang sukses menjadi hits bahkan dinobatkan sebagai lagu rock terbaik sepanjang masa.
Bagi kalian yang ingin ikut mengenang kematian Kurt Cobain, berikut ini 6 lagu terbaik Nirvana yang bisa kalian dengarkan.
BACA JUGA: Mengenang Kurt Cobain, Musisi Legendaris yang Merevolusi Industri Musik
1. Smells Like Teen Spirit (Nevermind, 1991)
Lagu pertama yang masuk dalam daftar lagu terbaik Nirvana adalah Smells Like Teem Spirit. Bahkan, menduduki peringkat 6 dalam Billboard Hot 100 saat itu. Lagu ini pula lah yang membawa nama Nirvana dikenal hingga ke seluruh dunia.
Menariknya, lagu ini terinspirasi dari aroma deodoran Tobi Vail, mantan kekasih Kurt Cobain. Lagu ini juga seolah menggambarkan Cobain yang malas untuk mencuci rambutnya.
2. Sliver (Incesticide, 1992)
Lagu yang dirilis perdana sebagai single non-album ini mengisahkan masa remaja Cobain yang penuh perjuangan. Bagaimana ia diusir dari satu kerabat ke kerabat lainnya, sampai ia harus tinggal di bawah jembatan dan bergaul dengan orang – orang tunawisma.
Kembali dirilis di tahun 1992 sebagai bagian dari album kompilaso Incesticide, lagu ini juga cukup populer di Inggris.
3. In Bloom (Nevermind, 1991)
Cobain memang dikenal sebagai sosok yang berani dan pemberontak, ia banyak mengeluarkan kritikan – kritikan melalui karyanya. Salah satunya adalah Iagi In Bloom yang merupakan sindiram Cobain untuk rednecks, pria – pria macho, dan para pelaku kekerasan. In Bloom sangat merepresentasikan orang-orang yang benci dengan arus, dan menjadi simbol perlawanan terhadap orang-orang intoleran.
BACA JUGA: Jisoo Debut Solo, Ini Lirik Lagu ‘Flower’ dan Terjemahannya
4. Heart-Shaped Box (In Utero, 1993)
Dari liriknya, lagu ini seolah menggambarkan bagaimana hubungan Kurt Cobain dan istrinya, Courtney Love yang sedang renggang karena kesibukan masing – masing. Meski dengan lirik yang nyeleneh, namun Cobain memiliki cara tersendiri untuk mengungkapkan rasa sayang terhadap istrinya. Meski begitu, Cobain mengelak dan mengatakan bahwa Heart-Shaped Box terinspirasi oleh laporan televisi tentang anak-anak yang menderita kanker.
5. Something In The Way (Nevermind, 1991)
Dalam lagu ini, Cobain lagi – lagi menceritakan tentang kisah hidupnya. Terlebih masa – masa sebelum ia menjadi vokalis Nirvana dan mengalami masa – masa yang sulit. Melihat liriknya kalian pun akan ikut terenyuh mengetahui perjalanan Cobain.
6. Lithium (Nevermind, 1991)
Salah satu lagu andalan Nirvana di album Nevermind adalah Lithium. Banyak yang mengira lagu ini menceritakan tentang penyakit bipolar yang di derita Kurt Cobain, karena liriknya yang benar-benar menunjukkan kebencian atas dirinya sendiri.
“Lithium” sendiri merupakan nama obat yang digunakan oleh dokter dan psikiater untuk pasien dengan gangguan manik-depresif atau bipolar.
Itulah beberapa lagu Nirvana yang bisa kalian dengarkan bahkan hingga sampai saat ini. Nirvana dibentuk di tahun 1987 oleh Kurt Cobain dan Krist Novoselic sebelum akhirnya Dave Grohl ikut bergabung.
Tak butuh waktu lama, sampai akhirnya nama Nirvana melambung tinggi dan menduduki puncak skena musik grunge Seattle, hingga mereka pun bergabung dengan DGC Records pada tahun 1991.
Setelah merilis tiga album studio dan ratusan lagu, peristiwa naas terjadi, yakni tewasnya sang vokalis, Kurt Cobain. Meski begitu, karya – karya Cobain akan selalu menjadi legenda. (mnd/nap)






