Surabaya (beritajatim.com) – Kurt Cobain dikenal lebih dari sekadar seorang musisi. Dia adalah suara bagi yang tak bersuara dan simbol harapan kebebasan bagi generasi muda pada masanya.
Pendiri grup band Nirvana ini membawakan aliran musik rock grunge. Sebagai musisi, karir Kurt Cobain benar-benar gemilang. Ia mendapat popularitas luar biasa di seluruh dunia.
Kurt Cobain lahir di Aberdeen, Washington, 2 Februari 1967. Ia meninggal dunia di usia 27 tahun pada 8 April 1994 akibat depresi akut dan overdosis narkoba jenis heroin.
Kecintaannya terhadap musik dimulai sejak dini. Menurut bibinya, Meri, Cobain pertama kali aktif bernyanyi sejak usia dua tahun dan sering menyanyikan lagu ‘Hey Jude’.
Bakatnya dalam bermusik bahkan sudah terlihat ketika ia berusia empat tahun. Pada waktu itu, Cobain sudah bisa bermain piano dan menulis lagu sederhana tentang perjalanan ke taman.
[berita-terkait number=”5″ tag=”profil”]
Musik adalah Obat Sekaligus Penyalur Ekspresi Bagi Kurt Cobain
Musik menjadi pelipur lara bagi Cobain. Saat ia berusia sembilan tahun, orang tuanya, Don dan Wendy Cobain bercerai. Sebab inilah Cobain merasakan tekanan sosial yang sulit, yang menjadi awal mula depresinya.
Melihat kondisi Cobain yang semakin memburuk, orang tuanya memutuskan mendaftarkannya les gitar. Berharap aktivitas ini dapat mengalihkan perhatian Cobain kecil dari kekacauan keluarganya.
Kurt Cobain Merevolusi Industri Musik
Passion Cobain dalam bermusik, dimulai ketika ia remaja. Cobain pertama kali menemukan musik punk rock dan langsung terpikat pada energi dan semangat pemberontakan yang dipancarkan genre ini.
Pada usia 15 tahun, Cobain mulai menulis lirik yang mencerminkan perjuangan individu dan kekecewaan terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Akhirnya, Cobain putus sekolah dan memulai perjalanan untuk mengeksplorasi musik dengan teman kampung halamannya, Krist Novoselic, yang kemudian menjadi salah satu pendiri Nirvana.
Nirvana adalah sebuah band yang merevolusi industri musik, sekaligus menjadi suara bagi kaum muda tahun 90-an.
Nirvana didirikan pada tahun 1987, yang beranggotakan Kurt Cobain, Dave Grohl sebagai drummer dan Novoselic sebagai bassist.
Band ini merilis album debutnya, ‘Bleach,’ pada tahun 1989. Nama band ini terinspirasi oleh konsep Buddhis tentang “pembebasan dari rasa sakit, penderitaan, dan dunia luar”. Yang sekaligus menggambarkan ideologi punk rock yang diusung.
Nirvana dengan cepat mendapatkan pengemar di kancah musik lokal Amerika dan segera menarik perhatian label rekaman besar. Dengan album tahun 1991-nya, ‘Nevermind’, Nirvana memasukkan rock alternatif ke arus utama komersial dan menantang status quo industri musik.
Bisa dikatakan, album ini menjadi gerbang utama Nirvana meraih popularitas. Album ‘Nevermind’ berisi tampilan hook yang menarik, riff agresif, dan suara ikonik khas Cobain. Menjadikan album ini berhasil terjual lebih dari 10 juta kopi di seluruh dunia dan membawa gerakan grunge rock ke garis depan budaya populer.
Kemudian Trio alt-rock yang berbasis di Seattle berhasil mencapai No-1 di US Billboard 200, menggantikan Raja Pop Michael Jackson. Dari album ini juga tercipta lagu kebangsaan untuk satu generasi pada waktu itu, dengan lagu ‘Smells Like Teen Spirit’.
Lirik-lirik yang diciptakan Cobain, sering diisi dengan kemarahan, kesedihan, dan mencela diri sendiri. Dengan lirik ini, Nirvana berhasil menyentuh hati jutaan anak muda yang juga merasa kecewa dengan dunia di sekitar mereka.
Dalam lagu-lagu seperti ‘Smells Like Teen Spirit’, ‘Come as You Are’, dan ‘Lithium’, Cobain berhasil membawakan tema keterasingan, penyalahgunaan narkoba, dan penyakit mental dengan kejujuran yang brutal dan emosi yang nampak jelas. Liriknya berbicara kepada generasi yang merasa disalahpahami dan ditolak oleh masyarakat.
Charles Cross, seorang editor Rocket, sebuah majalah musik di Seattle mengatakan bahwa Sebagai penulis lagu, Kurt benar-benar salah satu talenta terbesar dalam musik pop. Lagu-lagunya sangat emosional dan penuh dengan ekspresi kepedihan.
Band Nirvana akan selalu dikenang karena merevolusi keadaan rock ‘n’ roll pada era 1990-an. Sayangnya, Cobain bergabung dengan ‘Club’ yang meninggal di umur 27 tahun, yang mengacu pada bintang rock lainnya seperti Jimi Hendrix, Janis Joplin, dan Jim Morrison.
Warisan Cobain terus menginspirasi musisi dan penggemar. Musik dan liriknya tetap relevan hari ini seperti di tahun 1990-an, dan terus memengaruhi generasi-generasi musisi baru. (kai/nap)






