Lamongan (beritajatim.com) – Penjualan tiket kereta api (KA) jarak jauh, untuk periode Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Lamongan terus meningkat.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan hingga saat ini, sebanyak 6.986 tiket telah terjual.
“Jumlah tersebut merupakan akumulasi keberangkatan mulai 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10),” kata Mahendro, Jumat (27/2/2026).
Mahendro memperkirakan penualan masih akan terus bertambah, seiring dengan masih berjalannya masa pemesanan.
“Pemesanan tiket sudah dibuka sejak 25 Januari 2026 dan terus mengalami peningkatan dari hari ke hari,” ujarnya.
Lebih lanjut Mahendro menyampaikan, tanggal keberangkatan dengan tingkat penjualan tertinggi sementara tercatat pada 25 Maret 2026 (H+3) dengan total 583 tiket terjual.
“Tingginya angka penjualan pada 25 Maret menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk bepergian pada momen Lebaran. Meski demikian, kami pastikan tiket untuk tanggal-tanggal lain dan berbagai relasi masih tersedia dalam jumlah yang memadai,” jelasnya.
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Lamongan diproyeksikan akan melayani total 14.752 penumpang. Rinciannya, sebanyak 6.986 penumpang naik dan 7.766 penumpang turun di Stasiun Lamongan.
Mahendro mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal agar mendapatkan jadwal sesuai kebutuhan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya agar dapat merencanakan perjalanan dengan nyaman dan aman selama masa Angkutan Lebaran,” pungkasnya. (fak/but)






