Jember (beritajatim.com) – Jumlah wisatawan yang datangi ke Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun lalu mengalami peningkatan dibandingkan 2021. Namun kontribusi sektor pariwisata untuk pendapatan asli daerah (PAD) hanya lima persen.
“Seiring dengan semakin pulihnya kondisi pasca pandemi, maka berdampak pula terhadap berkembangnya sektor pariwisata di Kabupaten Jember,” kata Pelaksana Tugas Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, dalam Sidang Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Jember 2022, di gedung DPRD Jember, Jumat (24/3/2023) malam.
Menurut Firjaun, Jember dikunjungi 502.538 orang wisatawan nusantara dan 690 wisatawan mancanegara, lebih besar daripada kunjungan pada 2021 yang tercatat 400.444 orang. Pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata pun tercatat meningkat dari 3,54 persen pada 2021 menjadi 5,33 persen tahun lalu.
“Pada 2022, Kecamatan Wuluhan menjadi pilot project pengembangan kawasan wisata dengan melakukan penguatan pemberdayaan masyarakat melalui workshop kelompok sadar wisata (pokdarwis) dengan memberi dukungan sarana prasarana wisata, promosi wisata,” kata Firjaun.
[berita-terkait number=”2″ tag=”wisata-jember”]
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jember juga menggelar sejumlah kegiatan untuk menarik wisatawan seperti Jember Fishing Tourism dan mengeksplorasi destinasi wisata Wuluhan. Setiap kegiatan bupati juga selalu dibuka dengan atraksi seni dan budaya.
“Dikenal dengan istilah ‘Festival Budaya Daerah Mengikuti Kegiatan Bupati’ dan dilakukan secara bergiliran oleh sanggar atau komunitas seni di Kabupaten Jember,” kata Firjaun.
Dari aspek perlindungan terhadap benda cagar budaya, ada 470 benda atau situs yang dirawat dan dilestarikan. “Untuk menjaga dan merawat benda cagar budaya yang ada, dilakukan pengangkatan juru pelihara yang ditempatkan di beberapa situs cagar budaya di wilayah Kabupaten Jember,” kata Firjaun. [wir]






