Surabaya (beritajatim.com) – Gerhana Matahari pada dasarnya merupakan salah satu fenomena alam. Namun, banyak masyarakat khususnya di Jawa Timur yang percaya terhadap mitos perihal gerhana matahari ini.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan terjadinya Gerhana Matahari Hibrid (GMH) di Indonesia, Kamis (20/4/2023).
GMH sendiri merupakan kombinasi antara Gerhana Matahari sebagian dan Gerhana Matahari Total. Adapun fenomena langka ini mungkin bisa disaksikan masyarakat Jawa Timur pada siang hari ini, sekitar 10.45 WIB.
Meski fenomena tersebut masuk dalam ilmu astronomi, tapi beberapa orang justru tertarik dengan mitos-mitos yang menyertainya, di antaranya:
1. Mengganggu kesehatan ibu hamil dan bayi
Beredar mitos bahwa kesehatan ibu dan bayi dapat terganggu ketika sedang gerhana matahari. Misanya dengan menutup jendela atau koran isu koin bagi ar wanita yang hamil, adapun pada sore hari, Kamis (20/21/2023).
BACA JUGA: Mitos Gerhana, Sejarah Salat Khusuf hingga Hikmahnya pada Zaman Rasulullah
Bahkan dalam laporannya, NASA pun telah menjelaskan bahwa partikel-partikel neotrini dari matahari juga bisa terkena.
2. Akibatkan Buta
Seseorang yang terpapar secara langsung Gerhana matahari, dapat berisiko lebih tinggi alami kebutaan. Adapun NASA menyebutkan bahwa melihat Gerhana Matahari total terjadi, justru tergolong aman-aman saja. Sebab cahaya matahari akan redup satu juta kali selama Gerhana Matahari total terjadi.
Namun, berbeda apabila matahari secara langsung saat Gerhana Matahari, justru bisa menimbulkan kerusakan pada kornea mata.
3. Pengaruhi kesehatan fisik dan mental
Gerhana Matahari justru dipercaya dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan juga mental seseorang. Adapun di antaranya seperti pengaruh menjadi lebih mudah sensitif, alami mimpi buruk, gelisah, dan sejenisnya. Meski begitu, belum ada penelitian terkait hal ini.
4. Dimakan Iblis
Tak sedikit masyarakat yang percaya bahwa gerhana merupakan fenomena alam yang berkaitan dengan iblis. Di mana bulan dan matahari saat itu dipercaya telah dimakan iblis Rahu. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan orang Hindu.
5. Meracuni Makanan
Kemunculan Gerhana Matahari juga kerap dikaitkan dengan makanan. Di mana sebagian masyarakat percaya bahwa radiasi gerhana dapat merusak atau bahkan meracuni makanan. Hal ini tentu salah besar. Lantaran belum adanya penelitian terkait hal ini. (fyi/nap)






