Malang (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang tahun ini akan memperbaiki 49 sekolah dasar (SD) dengan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp30,4 miliar. Perbaikan itu meliputi rehabilitasi ruang kelas, ruang guru, ruang perpustakaan, dan sanitasi.
Kepala Disdik Kabupaten Malang, Suwadji, mengatakan pekerjaan tersebut kemungkinan akan dimulai pada bulan Mei atau Juni 2024 mendatang.
“Saat ini kami masih menunggu juknis dari Kemendikbud,” kata Suwadji, baru-baru ini.
Suwadji menjelaskan, setelah juknis turun, pihaknya akan menetapkan SK (surat keputusan) Bupati tentang penetapan lokasi yang mendapatkan rehabilitasi. Kemudian, dilakukan sosialisasi dan pembentukan tim pelaksana karena proyek ini menggunakan Swakelola Tipe 4.
“Pelaksanaannya nanti oleh komite dan sekolah. Tim pelaksana akan menandatangani kontrak kerja dengan pejabat pembuat komitmen dinas,” tegasnya.
“Setelah itu baru proses pencarian. Paling tidak antara bulan Mei dan Juni,” lanjut Suwadji.
Menurut Suwadji, total kebutuhan rehabilitasi sekolah di Kabupaten Malang mencapai 212 lembaga. Dengan rincian, 52 lembaga dalam kondisi rusak sangat berat, dan 160 lembaga dalam kondisi rusak sedang. Akan tetapi, DAK yang turun tahun 2024 hanya cukup untuk 49 lembaga.
“Tahun 2023 kami melakukan rehabilitasi sekolah SD di 39 lembaga. Contohnya SDN 1 dan 2 Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi dan SDN 1 Desa Sukodono, Kecamatan Dampit. Anggaran tahun lalu itu Rp22,6 miliar,” pungkasnya. [yog/beq]






