Surabaya (beritajatim.com) – Dalam waktu 4 hari sejak Minggu (03/03/2024) sampai Rabu (06/03/2024), ada 2 bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) remuk dihajar warga Tambaksari, Surabaya.
Peristiwa pertama terjadi pada Minggu (03/03/2024) di Jalan Kapas Baru. Pelaku pencurian adalah DS (36) warga Jalan Kapas Lor. Pelaku sebenarnya sudah berhasil mencuri sepeda motor incarannya pada pukul 12 siang. Namun, karena tempat beraksinya hanya berjarak 400 meter, ada warga Kapas Baru yang mengenali pelaku. DS pun dijemput oleh warga dan pemilik motor di rumahnya.
“Korban bersama dengan warga lantas mengecek CCTV di sekitar lokasi. Saat itu, DS terekam CCTV sedang melihat-lihat sebuah motor Honda Beat biru. Namun, karena motornya dirantai, DS diduga mencari mangsa lainnya dan mencuri sepeda motor milik Abdul,” kata Dimas warga Kapas Baru.
Saat dijemput oleh warga, DS mengelak kalau baru saja melakukan pencurian. Ia lantas berusaha kabur dan akhirnya dilumpuhkan warga Kapas Lor. Ia menderita luka parah di bagian kepala hingga tidak sadarkan diri.
Pihak Polsek Tambaksari lantas mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku DS dari amukan warga. Setelah diamankan, DS harus dirawat di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.
Peristiwa kedua terjadi pada Rabu (06/03/2024) malam di Jalan Setro. Pelaku pencurian yang remuk dihajar adalah Murdita (35) warga Jagiran. Aksi Murdita dilakukan karena ia takut dengan istrinya pulang ke rumah tanpa membawa uang. Apalagi, ia baru saja kalah judi burung dara.
Aksi pencurian Murdita diketahui langsung oleh korban. Saat itu korban selesai melakukan sholat maghrib. Ia mendengar sepeda motor Honda Genionya distarter. Setelah keluar ia melihat sepeda motornya hendak dibawa kabur.
Ia pun berteriak maling sambil berlari ke arah motornya untuk memegangi besi dudukan di bagian belakang. Usahanya berhasil, Murdita terjatuh dan langsung lari ke arah sekolahan. Ia memanjat pohon mangga dan masuk ke gedung sekolahan.
“Ada 1 jam itu dia sembunyi-sembunyi di lantai 2. Ga seberapa lama lalu pencurinya jatuh dan langsung dipukuli warga,” tutur Marsudi pemilik motor Honda Genio yang dicuri Murdita.
Dalam peristiwa ini, pihak kepolisian dari Polsek Tambaksari sampai harus menembakan 3 peluru ke udara agar warga Setro yang memukuli Murdita membubarkan diri. Tembakan pistol itu berhasil membuat warga mundur. Murdita pun diborgol dan langsung diamankan ke kantor Polsek Tambaksari. [ang/but]






