Surabaya (beritajatim.com) – Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur kembali melakukan aksi demo tuntut kenaikan upah minimum Kabupaten/Kota atau U-M-K di kantor Gubernur Jawa Timur.
Aksi demo ini diawali di Bundaran Waru dan massa sempat melakukan blokade akses masuk menuju ke pusat Kota Surabaya hingga menimbulkan kepadatan lalu lintas. Massa kemudian melakukan long march dari jalan Ahmad Yani Surabaya hingga ke kantor Gubernur Jawa Timur untuk menyampaikan tuntutannya.
Massa demo buruh memint kenaikan U-M-K sebesar 15 persen pasalnya kenaikan ini berdasarkan pada nilai inflasi di tahun sebelumnya dan prediksi inflasi di tahun 2024. Para buruh ini juga mengancan akan melakukan mogok kerja jika tuntutan mereka tak dipenuhi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Buruh berharap Khofifah mengabulkan tuntutan kenaikan U-M-K sebagai kado akhir masa kepemimpinannya menjadi gubernur jawa timur untuk para buruh.






