Surabaya (beritajatim.com) – Drama China terbaru “A Dream Within A Dream” sukses menyedot perhatian publik sejak penayangan perdananya. Menggabungkan unsur fantasi, sejarah, romansa, dan komedi satir, drama ini telah mencatatkan lebih dari 900 juta penayangan secara daring, menjadikannya salah satu tontonan paling populer 2025.
Tayang sejak 26 Juni hingga 15 Juli 2025 di platform iQIYI, “A Dream Within A Dream” hadir dengan total 40 episode berdurasi sekitar 45 menit per episode. Kisah yang diangkat menghadirkan alur cerita unik dan penuh kejutan yang membuat penonton penasaran di setiap episodenya.
Cerita Unik dengan Twist Tak Terduga
Drama ini mengisahkan Song Xiao Yu (diperankan oleh Li Yi Tong), seorang aktris yang secara misterius masuk ke dalam dunia drama sejarah yang tengah ia audisi. Ia mendapati dirinya menjadi karakter bernama Song Yi Meng, yang diramalkan akan dibunuh oleh pemeran utama pria, Nan Heng (diperankan oleh Liu Yu Ning).
Dalam upaya untuk mengubah takdirnya, ia justru terjebak dalam siklus waktu yang terus berulang, menciptakan kisah menegangkan namun menghibur. Berikut beberapa alasan mengapa drama ini wajib kalian tonton.
1. Komedi Satir yang Segar dan Menghibur
Salah satu daya tarik utama drama ini adalah bagaimana ia menyisipkan kritik terhadap dunia drama China melalui komedi satir. Mulai dari adegan klise seperti selamat dari jatuh tebing hingga “plot armor” yang terlalu kuat pada karakter utama, semuanya dikemas dengan humor cerdas.
Karakter dalam drama ini bahkan sadar bahwa mereka berada dalam dunia fiksi, yang menghasilkan banyak momen komedi absurd dan lucu. Misalnya, ketika Song Yi Meng meyakini bahwa tokoh utama tidak akan mati dan sengaja melompat dari tebing bersama Nan Heng, keduanya memang benar-benar selamat tanpa luka.
Drama ini juga menyentil kontroversi seputar drama populer “A Journey to Love” secara jenaka, menjadikannya relevan dan berani.
2. Tokoh Pria yang Kompleks dan Karismatik
Karakter Nan Heng tampil sebagai pangeran ketujuh dari Kekaisaran Jing yang memiliki masa lalu tragis. Dijuluki sebagai “Dewa Kematian”, ia juga menjalani identitas ganda sebagai Li Shi Liu, pemimpin kelompok rahasia Nightwalkers. Lewat peran ini, ia dapat menunjukkan sisi yang lebih lembut dan manusiawi, terutama dalam hubungannya dengan Song Yi Meng.
Liu Yu Ning menuai banyak pujian atas kemampuannya memerankan dua sisi karakter yang bertolak belakang secara natural, dari sosok misterius dan tangguh hingga pribadi yang rapuh namun penuh cinta. Penampilan emosionalnya menjadi salah satu yang paling menonjol di genre ini.
3. Karakter Pendukung yang Kuat dan Menyegarkan
Drama ini juga menampilkan barisan karakter pendukung yang tak kalah menarik. Song Yi Ting (diperankan oleh Zhu Xu Dan), adik Song Yi Meng, dikenal sebagai wanita bijak dan pemberani. Shangguan He (Riley Wang), wakil pemimpin Nightwalkers, memberikan warna humor yang menyenangkan.
Tokoh-tokoh seperti Yun Long dan Shan Hu setia mendampingi Nan Heng, sementara sosok ayah Song, Song Yu De, menghadirkan kombinasi humor dan kebijaksanaan. Pangeran Nan Rui, yang awalnya terlihat konyol, akhirnya menunjukkan sisi heroiknya di akhir cerita.
Bahkan Fu Gui, pelayan Nan Heng yang sering canggung, berhasil mencuri perhatian penonton dengan karakternya yang menghibur.
4. Visual Spektakuler dan OST yang Berkelas
Dengan bujet produksi tinggi, “A Dream Within A Dream” menawarkan kualitas visual yang memanjakan mata. Dari desain set megah Istana Waning Crescent River hingga kostum khas seperti jubah bela diri Li Shi Liu dan gaun bunga merah-putih Song Yi Meng, semuanya dibuat dengan perhatian terhadap detail.
Meski tidak merujuk pada dinasti tertentu, drama ini tetap menghadirkan desain artistik yang kuat, didukung tata rias dan aksesori karakter yang memikat.
Dari sisi musik, drama ini juga unggul. Liu Yu Ning menyumbangkan dua lagu utama, “Ballad of the Long Wind” dan “Paper Man”. Deretan penyanyi terkenal seperti Tiger Hu, Jane Zhang, Isabelle Huang, dan Penny Tai turut memperkuat kualitas soundtrack. Lagu “Night Wanderer” yang dibawakan Chen Xue Ran dengan gaya rap modern menjadi favorit banyak penonton.
Dengan kombinasi cerita yang unik, pesan satir yang cerdas, karakter yang kuat, dan produksi visual serta musik berkualitas tinggi, “A Dream Within A Dream” menjadi salah satu drama China yang tak boleh dilewatkan tahun ini. Bagi kalian yang mencari hiburan yang berbeda, penuh tawa, aksi, dan romansa, drama ini layak masuk daftar tontonan.[mnd/aje]






