Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 37 ekor sapi di Kabupaten Mojokerto terdeteksi mengidap penyakit Lumpy Skin Disease (LSD). Dari temuan petugas Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto, hampir semua hewan ternaik sapi mengalami gejala klinis yang sama.
Plt.Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Disperta Kabupaten Mojokerto, drh Tutik Surjaningdyah menjelaskan, gejala klinis penyakit LSD yaitu demam pada ternak sapi peningkatan suhu tubuh mencapai 41 derajat celsius yang disertai penurunan nafsu makan dan kelemahan.
“Ternak juga mengeluarkan liur berlebihan disertai radang mata (Konjungtivitis). Timbul nodul benjolan pada ternak sapi berukuran 2-5 milimeter dengan bentuk jelas dibawah kulit dan menonjol. Dengan begitu, hewan ternak mengalami penurunan nafsu makan sehingga kesehatannnya semakin melemah,” ungkapnya, Jumat (17/3/2023).
BACA JUGA:
5 Ekor Kambing di Kabupaten Mojokerto Terjangkit PMK
Pada ternak bunting dapat menyebabkan keguguran dan ternak jantan dapat menyebabkan infertilitasi. Diketahui penyakit LSD ini berasal dari Afrika yang terbawa hingga ke Indonesia. Kasus LSD awal dilaporkan di wilayah Riau pada, Maret 2022 lalu. Penularan LSD melalui lalu-lintas hewan hidup secara alami atau dibantu manusia yang ditambah vektor (Vector-Brone).
“Tingkat kematian ternak rendah. Hampir sama dengan penyakit Mulut dan Kuku pada ternak sapi, yakni sama-sama disebabkan oleh virus. Bedanya, virus PMK bisa menyebar lewat udara, sementara LSD disebarkan lewat vektor atau makhluk hidup pembawa virus, seperti nyamuk, lalat atau kutu,” jelasnya.
BACA JUGA:
37 Ekor Sapi di Mojokerto Terserang Penyakit LSD
Sehingga penanganannya tak banyak memerlukan disinfektan layaknya Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). LSD sendiri, dinilai tidak terlalu membahayakan hingga mengakibatkan kematian langsung pada hewan. Hanya saja, efeknya bisa menjadikan hewan keguguran dan infertilitasi pada hewan jantan.
“Tidak seberapa membahayakan bagi hewan ternak, namun kalau dibiarkan bisa menyebar kemana-mana. Di Kabupaten Mojokerto, temuan LSD ada di 13 kecamatan dengan total hewan sapi yang terjangkit sebanyak 37 ekor,” jelasnya. [tin/suf]
![37 Sapi di Mojokerto Terjangkit LSD, Yuk.. Kenali Penyakit Kulit Berbenjol Pada Sapi Kondisi ternak sapi tertular penyakit LSD. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230316-WA0059-1024x768.jpg)





