Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar Edukasi Gizi untuk meningkatkan kesadaran akan pencegahan diabetes di kalangan masyatakat, termasuk civitas akademika dan atlet.
Acara ini berlangsung pada Sabtu (21/9/2024) di Auditorium FIKK Unesa, sebagai bagian dari peringatan Hari Olahraga Nasional ke-41. Pada acara ini peserta diedukasi pentingnya pola makan dan hidup sehat.
Ketua pelaksana Indra Himawan Susanto menekankan bahwa diabetes kini tidak hanya menyerang lansia, tetapi juga remaja dan anak-anak. “Salah satu tujuan acara ini adalah mencegah peningkatan angka diabetes yang terus tumbuh,” ujarnya.
Acara ini menghadirkan pembicara seperti dr. Bella Saphira Evani dari Health Educator Sobat Diabet Jatim dan Priscilla Zefanya Pandjaitan, S.Gz dari PT Lautan Natural Krimerindo.
Bella menjelaskan bahwa diabetes dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, seperti kebutaan dan penyakit jantung. Data WHO menyebutkan, 1 dari 10 orang menderita diabetes, dan jumlah ini diperkirakan meningkat pada tahun 2040.
Sekitar 20 juta penduduk Indonesia mengalami diabetes, namun 86 persen tidak menyadari kondisi itu. “Gejala klasiknya mencakup sering buang air kecil, haus, dan lapar, tetapi penurunan berat badan tanpa alasan jelas juga sering terjadi,” jelasnya.
Pencegahan diabetes meliputi pemeriksaan rutin, pola makan sehat, dan aktivitas fisik. Bella menyarankan untuk menjaga gula darah dengan pola makan yang baik dan berolahraga minimal 150 menit per minggu.
Sedangkan Priscilla menambahkan bahwa pola makan seimbang dengan banyak sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan protein sangat penting untuk kesehatan.
Konsumsi sayuran dan buah harus menjadi prioritas, dengan setengah piring diisi oleh keduanya. “Pola makan sehat adalah dasar kesehatan dan kebugaran tubuh,” tutup Priscilla. [ipl/kun]






