Surabaya (beritajatim.com) – Siapa sangka hari ini 20 Agustus merupakan hari nyamuk sedunia, dimana adanya hari nyamuk sedunia ini dibuat untuk peringatan global atas penemuan Sir Ronald Ross pada tahun 1897 bahwa nyamuk Anopheles betina menularkan malaria antar manusia. Adapun Tema yang diambil pada tahun ini adalah “mencapai titik nol malaria”.
Seiring berkembangnya zaman, nyamuk masih menjadi hewan kecil yang membuat gelisah bahkan dapat mematikan. Untuk mengakhirinya banyak para ilmuwan mencari solusi dalam pencegahan dan penanganan penyakit akibat nyamuk.
Misalnya Malaria sendiri merupakan penyakit yang mulai menyerang manusia sejak awal masa pertanian dan peradaban modern. Penyakit malaria itu disebabkan oleh parasit Plasmodium dan muncul juga dalam sejarah milenium pertama Sebelum Masehi.
Akan tetapi siapa sangka, jika ada jenis nyamuk yang baik? Jawabannya “sudah ada”. di zaman modern ini para ilmuwan di Singapura telah berhasil menciptakan nyamuk baik, dimana nyamuk baik tersebut diciptakan untuk mengurangi populasi nyamuk jahat. Proyek ini bernama Wolbachia, nyamuk baik ini diciptakan untuk menekan penyakit demam berdarah dengan mengurangi perkembangbiakan nyamuk.
Jenis nyamuk baik ini tidak bisa menggigit manusia dan menghisap darah, akan tetapi nyamuk baik ini akan kawin dengan nyamuk jahat tanpa bisa berkembang biak lagi dan berakhir keduanya akan mati baik nyamuk jahat maupun nyamuk baik yang diciptakan ilmuwan ini. Sehingga sudah jelas dan terbukti bahwa nyamuk baik ini tidak akan mengganggu atau menyerang manusia.
Nyamuk baik ini sudah Terbukti menekan penyakit demam berdarah, dan menyelamatkan lebih dari 90% dari ancaman virus di Singapura. Berhasilnya proyek ini Singapura telah membuat pabrik nyamuk baik, dimana Pabrik yang sangat canggih dengan menciptakan puluhan ribu nyamuk per hari.
Semoga adanya peringatan hari nyamuk sedunia ini, seluruh masyarakat penjuru dunia bisa menciptakan teknologi canggih untuk mencegah virus yang disebabkan dari nyamuk. [ptr/bjo]






