Surabaya (beritajatim.com) – Lotus Art Courses kembali menggelar kompetisi seni menggambar tingkat Nasional untuk anak-anak usia 5-15 tahun. Kali ini, tema yang diusung ialah tentang “Budaya Jepang yang Mengagumkan”.
“Lomba ini memang rutin diadakan Lotus Art Courses untuk mendorong minat apresiasi karya seni anak-anak Indonesia. Tentunya dengan harapan dapat memberikan dampak positif dan sajian baru terhadap perkembangan tren seni rupa,” ujar I Putu Mahendra, selaku owner Lotus Art Courses.
Lomba menggambar ini sekaligus untuk memperingati 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang. Tak ayal jika acara tersebut mendapat sambutan baik dari berbagai pihak, khususnya MISSAO CORPORATION.
President MISSAO CORPORATION, Yasuyuki Korekawa, mengaku sangat senang bisa menjadi bagian dari Lotus Art Courses Nasional Children’s Art Competitions.
Baca Juga: Pilpres 2024, Papera Jombang Siap Menangkan Prabowo Subianto
“Karya-karya yang dikirimkan sangat luar biasa. Dengan imajinasi dan kreatifitasnya, para peserta tampak sangat memahami budaya Jepang,” ungkap Yasuyuki Korekawa, saat ditemui dalam acara Awarding Ceremony, di Teh Villa Gallery, Surabaya, Sabtu (16/9/2023).
Senada dengan Yasuyuki, Manager Teh Villa Gallery, Amelinda Ayu, juga memberikan respon positif terkait lomba ini. “Sebagai penyedia tempat, melihat semangat adik-adik yang sudah mengikuti lomba menggambar tentu sangat positif dan sesuai dengan visi Teh Villa Galery sendiri,” ujarnya.
Adapun dalam rangkaian acara Awarding Ceremony yang digelar di Teh Villa Gallery, Surabaya, pada Sabtu (16/9/2023) siang, telah diumumkan 15 karya terbaik dari 246 karya yang masuk, adapun di antaranya sebagai berikut.
Karya Terbaik Katagori A (5-7 Tahun)
-Ibrahim Fattah, tema “Japan Culture Festival”
-James Geraldus Herlambang, tema “The Art of Hanami in Japan”
-Richie Evander Phen, tema “Sakura”
-Satrio Panji Nugroho, tema “Mengenal Beragam Keunikan Budaya Jepang”
-Sharon Cathleen Hartono, tema “Piknik di Bawah Pohon Sakura yang Cantik Bermekaran”.
Baca Juga: Lampu Mobil Terlalu Terang, Warga Lebak Arum Dihajar Tetangganya Sendiri
Karya Terbaik Katagori B (8-11 Tahun)
-Barra Antasena W, tema: “Koinobori Day”
-Christopher Nathan T, tema “The Beauty of Japan”
-Jaden Anders, tema “Pokemon Claw Machine”
-Juventia Khansa K, tema “Bermain Tako”
-Raynold Alexander Sie, tema “Koinobori”
Karya Terbaik Katagori C (12-15 Tahun)
– Hana Luna Kusuma, tema “My Dreamy Japanese Vacation”
– Darlene Rose Werline, tema “Passing Down Art’s Culture”
– Nayla Maiza Faustina, tema “Fajar Jepang”
– Najwa Aqidatul Izza, tema “Festival Musim Panas”
– Valencia Quenta Stephanie, tema “Vibrant Japan”
Salah satu peserta dengan karya terbaik katagori C, Darlene Rose Werline, tampak sangat antusias sekali dengan pencapaian tersebut. Peserta berusia 13 tahun ini bahkan jauh-jauh dari Serpong, Tangerang Selatan, datang langsung ke Surabaya untuk menghadiri acara Awarding Ceremony lomba.
“Senang sekali bisa mendapat penghargaan. Tidak sia-sia meski saya membuatnya cukup mepet dengan batas waktu yang ditentukan,” ujar perempuan yang bercita-cita jadi pelukis tersebut.
Baca Juga: Tiga Perempuan Luka Berat Ditabrak Mobil Brio, Satu Masih Pelajar
Ada juga peserta cilik yang tampak senang mengikuti lomba menggambar tingkat Nasional ini, ia adalah Sharon Cathleen Hartono. Peserta yang masih duduk di bangku TK B, IPH School, ini sudah tiga kali menang lomba menggambar. Dua di antaranya saat mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh Lotus Art Courses.
Serupa dengan Darlene, Sharon juga bercita-cita ingin menjadi pelukis. Untuk mengekspresikan kegemarannya tersebut, ia bahkan seolah tak ragu untuk mengikuti lomba-lomba seni rupa lainnya. (fyi/ian)






