Surabaya (beritajatim.com) – Diabetes masih menjadi penyakit yang banyak dialami dari anak-anak hingga orang dewasa.
Faktanya, diabetes termasuk salah satu penyakit yang menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang berbahaya. Maka dari itu, membangun kesadaran menjadi hal yang penting terhadap diabetes.
Beberapa hal yang perlu kita pahami mengenai diabetes sehingga penyakit ini dapat menurun atau berkurang penderitanya. Maka dari itu, pada Hari Diabetes tentu saja kita akan lebih mudah teredukasi dan terhubung mengenai penyebabnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sejarah”]
Sejarah Hari Diabetes Sedunia
Pertama kali Hari Diabetes Sedunia diperkenalkan pada 1991 oleh Federasi Diabetes Internasional (IDF) dan Organisasi Kesehatan Dunia. Alasan hari diabetes diadakan karena adanya peningkatan penderita Diabetes di seluruh dunia, maka diputuskan bahwa hari diabetes perlu dipilih dalam setahun harus dipilih sebagai bentuk dedikasi terhadap peningkatan kesadaran tentang Diabetes, masalah kesehatan, dan penyebab potensial.
Sedangkan pemilihan 14 November dikarenakan hari ulang tahun Sir Frederick Banting, ilmuwan medis Kanada yang menemukan insulin bersama Charles Best. Mereka adalah orang pertama yang menggunakan sehingga mampu memberi manfaat untuk manusia. Banting lahir pada 1891 meskipun belum mencapai usia 50 tahun. Namun, kontribusinya terhadap sains dan kesehatan medis menjadi revolusi untuk jutaan orang di seluruh dunia.
Pada 2006, Hari Diabetes Sedunia termasuk dalam Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa secara resmi. Peringatan Hari Diabetes Sedunia sudah menjangkau lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia bahkan berdampak pada orang-orang lebih dari 160 negara. Pada 2007, kampanye gerakan ini mulai diwakili dengan logo lingkaran biru, yang sekarang sudah menjadi simbol resmi Diabetes Awareness.
Hanya saja, tema Hari Diabetes Sedunia tidak pernah karena selalu berubah. Sebagai contoh tema hari pada 2009 dan 2013 mengenai pendidikan dan pencegahan, di masa lalu tema itu telah digunakan untuk menghubungkan dengan isu-isu seperti hak asasi manusia, gaya hidup, obesitas dan anak-anak/remaja. Sedangkan pada tema tahun 2021-2023 adalah “Access to Care” lebih terhubung dengan cara merayakan Hari Diabetes Sedunia! (Prd/nap)






