London (beritajatim.com) – Idealnya, jatah enam tim Premier League ke Liga Champions diisi oleh semua personel big six. Tetapi, kenyataannya hanya Manchester United yang absen. Sebab, Manchester City dan Chelsea kompak mereguk tiga poin pada matchweek pemungkas tadi malam.
City mengalahkan Fulham 2-0 dan Chelsea mengalahkan Nottingham Forest 1-0. Kemenangan tersebut membuat City finis di posisi 3 dengan 71 poin dan Chelsea di peringkat keempat dengan 69 poin.
City dan Chelsea melengkapi tiga tim big six lainnya yang telah memastikan tiket Liga Champions. Yakni, Liverpool FC sebagai juara dan Arsenal yang ada di posisi runner-up. Satu lagi yang lolos adalah Tottenham Hotspur via juara Liga Europa. Praktis, hanya Manchester United yang terasing lantaran dikalahkan Spurs.
Bagi City, lolos Liga Champions musim depan bisa sedikit mengobati kekecewaan mereka yang gagal di empat ajang musim ini. Mulai dari Premier League, Piala Liga, Piala FA, dan Liga Champions. Mereka hanya juara Community Shield yang sebenarnya tidak bisa disebut ajang penting.
“Kami finis di posisi 3 dan itu bukan hal buruk. Sekarang, kami akan istirahat sejenak sebelum kembali dengan motivasi tinggi untuk musim depan,” ujar tactician City Pep Guardiola kepada BBC.
Sedangkan satu tim yang mengganggu stabilitas big six ke Liga Champions musim depan adalah Newcastle United. Meski The Magpies dikalahkan Everton 0-1 tadi malam, Newcastle tetap ada di posisi 5 meski poin mereka sama kuat dengan posisi 6 Aston Villa di 66 poin. Tetapi, Newcastle unggul diferensiasi gol di +21 berbanding +7 milik Villa.
Ini kali pertama Newcastle merasakan atmosfer Liga Champions di dua musim beruntun selain musim ini. Sebelum musim ini dan musim depan, partisipasi mereka di Liga Champions adalah musim 2002–2003 dan 1997–1998. (dio)






