Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 136 Personel SAR dari berbagai elemen dikerahkan untuk mencari jasad Nafisatul Ula (8), warga Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, yang hanyut pada hari Rabu (25/1) lusa.
Terus dilakukan pencarian dengan melibatkan 136 personil, yang berasal dari 33 potensi SAR.
“Hari ini tim pencarian kita bagi tiap regu. Kita mulai penyisiran disungai sekitar pasar burung Singosari hingga Karanglo,” unkap Kapolsek Singosari, Kompol Ahmad Robial, Jumat (27/1/2023) siang.
Robial menjelaskan, pencarian hari ke 3 ini melibatkan sebanyak 136 personil. Mereka dari 33 potensi SAR yang terbagi menjadi 6 satuan regu (SRU). Setiap SRU akan melakukan penyisiran sesuai dengan tugas yang diberikan oleh Basarnas.
Robial melanjutkan, SRU 1 melakukan penyisiran sungai menggunakan perahu rafting. Start mulai dari Taman Indi hingga Jembatan Wendit, Pakis, Kabupaten Malang.
Kemudian dilanjutkan oleh SRU 2 dengan menyisir tepian sungai mulai dari Jembatan Wendit hingga JembatanbPolehan, Kota Malang.
“Setiap satuan regu sudah terbagi dan melakukan penyisiran sesuai dengan lokasinya. Mereka ada yang menggunakan perahu dan juga jalan kaki, menyusuri tepi sungai,” tegas Robial.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bocah-tenggelam”]
Pihaknya juga dibantu Regu dari Koramil dan Polsek yang beranggotakan 20 orang. Kemudian SAR dari potensi PMI Kabupaten Malang, Resita, Rescue Belanegara, PPMR dan juga bersama keluarga korban. Mereka menyusuri mulai dari TKP hingga Mondoroko.
“Penyisiran masih berlangsung siang ini, mulai tepi hingga tengah sungai kita upayakan,” tutur Robial.

Robial menambahkan, pembagian SRU yang telah dilalukan oleh Basarnas, pencarian jasad korban dilakukan hingga wilayah sungai di Kepanjen.
Seperti SRU 4, melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu rafting, mulai dari Warung pagi hingga DAM Blog Kepanjen. Kemudian dilanjut oleh SRU 5 mulai dari DAM Jepang hingga bendungan Sengguruh Kepanjen.
“Untuk SRU 6 melakukan penyisiran tepian sungai mulai dari DAM Blobo hingga aliran sungai masuk Desa Kedung Pendaringan, Kepanjen. Semoga pencarian di hari ke 3 ini membuahkan hasil,” pungkas Robial. (yog/ted)






