Pamekasan (beritajatim.com) – Status kurang puas menjadi penilaian terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman dan Sukriyanto, khususnya dalam 100 hari masa kepemimpinan.
Penilaian kurang puas tersebut berdasar laporan survei 100 hari kinerja bupati dan wakil bupati se Madura, khususnya untuk kepemimpinan pasangan Kholil-Sukri tentang evaluasi kinerja layanan publik, ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pertanian yang dilakukan Academic and Social Studies (ACCESS) Tahun 2025.
Dalam laporan tersebut, terdapat beragam isu yang dianggap penting dan mendapatkan respon mencolok dari para responden terhadap berbagai sektor pembangunan di Pamekasan. Satu antaranya tentang kinerja bupati dan wakil bupati Pamekasan.
Dalam statistik laporan survei terlihat mayoritas responden menilai kurang puas terhadap kinerja bupati dan wakil bupati Pamekasan, dengan prosentase sebesar 37,9 persen. Sebanyak 8,9 persen tidak puas, dan sebanyak 9,7 persen responden menilai sangat tidak puas.
Responden dengan penilaian puas relatif tinggi hingga mencapai angka prosentase 31,5 persen, serta sebanyak 12,1 persen merasa sangat tidak puas terhadap kinerja pasangan Kholil-Sukri sebagai bupati dan wakil bupati Pamekasan.
Termasuk pelaksanaan atau praktik demokrasi, di mana responden memberikan penilaian kurang puas dengan prosentase mencapai angka 41,1 persen, sebanyak 36,3 pesen responden merasa puas, dan hanya 3,2 persen responden merasa sangat puas.
Sementara tercatat sebanyak 12,9 persen responden merasa tidak puas, serta sebanyak 6,5 persen responden merasa sangat tidak puas terhadap pelaksanaan atau praktik demokrasi di Pamekasan, dan penilaian ketidakpuasan ini dapat menjadi acuan pemerintah agar dapat memberikan ruang demokrasi yang lebih besar bagi masyarakat.
Sebelumnya Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menyampaikan komitmennya untuk melayani rakyat dengan sepenuh hati. Seperti yang disampaikan dalam refleksi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Periode 2025-2030, di Area Arek Lancor Pamekasan, Selasa (1/7/2025) lalu.
“100 hari pertama kepemimpinan ini tentu menjadi pondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif, transparan dan berpihak kepada masyarakat Pamekasan,” kata KH Kholilurrahman
Selain itu, pihaknya kembali menyampaikan komitmennya untuk memberikan pengabdian dan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Pada kesempatan ini, kami meneguhkan komitmen untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ungkapnya.
Sementara Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto menegaskan pentingnya kritik konstruktif dari seluruh elemen masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya pada masa kepemimpinannya bersama Kiai Kholil.
“Kami hanya ingin menambah apa yang disampaikan oleh Bapak Bupati (KH Kholilurrahman), bahwa kami bersama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tetap selalu komitmen untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Pamekasan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menekankan bahwa selama ini pemerintah daerah sangat terbuka terhadap saran maupun kritik yang membangun. Baginya, kritik merupakan bagian penting dalam proses evaluasi agar pelayanan dan pembangunan di Pamekasan semakin baik.
“Perlu diketahui bahwa kami tidak anti kritik, silahkan kritik kami dalam layanan dan silahkan kritik kami dalam pekerjaan. Tapi jangan kritik kami secara pribadi, karena hal itu tidak baik,” pungkasnya. [pin/aje]






