Hukum & Kriminal

Demi Dapatkan Janda, Arifin Nekat Jadi Polisi Gadungan

Lumajang (beritajatim.com) – Ada-ada saja kelakukan orang yang sedang jatuh cinta. Arifin (28) warga Desa Kunir Lor Kecamatan Kunir yang berprofesi berjualan selimut keliling ini, demi mendapatkan hati seorang janda asal Desa Pandaarum Kecamatan Tempeh, dinekat menjadi polisi gadungan.

Naas, aksi tipu – tipu play boy kampung ini terkuak saat hadiri pesta khitanan kerabata janda buruannya. Dia diciduk Propam Polres Lumajang dan digelandang ke Kantor Utara Alun-alun Lumajang, Selasa (26/3/2109).

Kaplres Lumajang, AKBP Arsal Sahban mengatakan, pelaku mengaku sebagai anggota polri sebagai bawahannya. Namun ketika diminta kartu anggota, tidak bisa menunjukkan.

“Saat ini kita periksa di unit Propam,” kata kapolres.

Masih kata dia, tim diminta untuk mendalami modus dari pelaku yang menyamar sebagai anggota Polri. Dirinya berharap masyarakat mewaspadai aksi polisi gadungan.

“Kalau ada yang dirugikan silakan laporkan ke kami,” terangnya.

Sementara, Arifin mengaku membeli baju polri dari sebuah toko di Surabaya. Hal ini agar dirinya terlihat tampan dan gagah dimata wanita pujaanya.

“Saya minta maaf ke pak polisi,” jelasnya. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar