Ringkasan Berita:
- Seorang pengendara motor tewas setelah tertimpa pohon randu yang tumbang di Jalan Raya By Pass Mojoanyar, Mojokerto.
- Korban mengendarai Honda Vario dari arah Jombang, sementara identitasnya masih dalam penyelidikan polisi.
- Satu pengendara lain berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan.
- Polisi menduga pohon tumbang akibat faktor alam berupa angin kencang yang menyebabkan batang pohon patah.
Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah tertimpa batang pohon randu yang patah di Jalan Raya By Pass Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara identitasnya hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Korban diketahui mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 5777 VC berwarna putih biru dari arah Jombang menuju Mojokerto. Saat melintas di lokasi kejadian, ujung pohon randu di tepi jalan tiba-tiba patah dan menimpa korban.
Salah seorang warga, Putri Anggraini (21), mengatakan tidak menyaksikan langsung peristiwa tersebut karena warung milik ibunya sudah tutup saat kejadian. Ia baru mengetahui insiden itu setelah mendengar suara benturan keras dari luar rumah.
“Ada suara braaak, saat buka pintu ternyata ada yang batang pohon tumbang menimpa pengendara,” ungkap Putri, Senin (22/6/2026).
Saat warga berusaha menyingkirkan batang dan ranting pohon, mereka menemukan seorang pengendara dengan luka parah di bagian kepala. Putri menjelaskan, saat kejadian terdapat dua pengendara motor yang melintas dari arah Jombang.
Pengendara pertama berhasil lolos dari timpaan pohon dan diketahui merupakan warga Kediri. Sementara pengendara kedua tertimpa batang pohon hingga meninggal dunia.
“Ada dua sepeda motor, dua pengendara, pas adik saya menarik batang pohon ternyata ada orang. Darahnya banyak di jalan, motor yang terlempar jauh. Kelihatannya yang pertama tidak sampai tertimpa, orang Kediri. Nah yang belakang tertimpa pohon, tidak bawa identitas. Helmnya tidak pakai,” katanya.
Tak lama berselang, relawan bersama petugas kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Kedua korban kemudian dibawa ke RSU dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Korban yang tertimpa pohon dinyatakan meninggal dunia, sedangkan pengendara lainnya mengalami luka ringan.
Putri menyebut pohon tumbang terjadi secara tiba-tiba sebelum hujan turun.
“Tidak ada angin, tiba-tiba pohon tumbang. Setelah kejadian baru hujan turun. Satu meninggal dunia yang nggak bawa identitas, satu orang Kediri mengalami luka ringan,” ujarnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Beni Hermawan, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan kecelakaan terjadi saat korban melaju dari arah selatan menuju utara. Ketika melintas di lokasi, kondisi cuaca disertai angin kencang.
“Tiba-tiba ujung pohon yang berada di tepi jalan patah dan menimpa pengendara sepeda motor Honda Vario tersebut sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas. Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan sementara, faktor manusia, kendaraan maupun kondisi jalan tidak ditemukan sebagai penyebab kecelakaan,” jelasnya.
Polisi menduga insiden tersebut murni dipengaruhi faktor alam. Pohon randu yang sudah berusia tua diduga patah akibat terpaan angin kencang hingga menimpa pengendara yang sedang melintas.
Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polres Mojokerto langsung mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan visum luar terhadap korban. Sepeda motor milik korban telah diamankan sebagai barang bukti.
“Sementara, identitas korban masih dalam proses penyelidikan. Kami masih berkoordinasi dengan rekan-rekan dari Unit Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto untuk mengetahui identitas korban,” pungkas Ipda Beni Hermawan. [tin/beq]






