Milan (beritajatim.com) – Keputusan Inter Milan menjual Andre Onana ke Manchester United musim lalu sempat menuai sorotan tajam. Pasalnya, Onana kala itu baru saja membawa Inter menembus final Liga Champions 2022–2023. Namun, kiper anyar Yann Sommer membuktikan bahwa dirinya adalah pengganti ideal untuk posisi tersebut lewat penampilan gemilang saat menghadapi Barcelona dini hari tadi di Stadio Giuseppe Meazza, Milan.
Kiper berusia 36 tahun itu mencatatkan tujuh penyelamatan penting sepanjang pertandingan. Lima di antaranya menggagalkan peluang berbahaya dari Lamine Yamal, yakni pada menit ke-15, 77′, 90+6′, 114′, dan 116′. Yamal terlihat frustrasi karena seluruh upayanya selalu berhasil dimentahkan Sommer.
Performa luar biasa Sommer membuatnya terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan tersebut. Meski Inter kebobolan enam gol dalam dua leg melawan Barcelona, mereka tetap berhasil lolos ke final Liga Champions.
“Yamal pemain hebat. Dia selalu mengancam dengan cut inside kemudian menembak. Beruntung upayanya gagal menjebol gawangku,” ujar Sommer dikutip Sempre Inter.
Sommer juga menepis semua keraguan yang sempat muncul saat ia didatangkan dari Bayern Munchen. Banyak pihak mempertanyakan apakah ia mampu menggantikan peran besar Onana di bawah mistar Inter.
Secara finansial, Inter juga mendapatkan keuntungan besar dari transfer ini. Mereka merekrut Onana secara gratis, lalu menjualnya ke Manchester United dengan harga EUR50,2 juta (sekitar Rp940,7 miliar). Sebagai gantinya, Inter hanya mengeluarkan EUR6,9 juta (sekitar Rp129,3 miliar) untuk mendatangkan Sommer dari Bayern Munchen. Ironisnya, Sommer juga menjadi sosok penting saat Inter menyingkirkan Bayern di perempat final. [dio/beq]






