Malang (beritajatim.com) – Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Universitas Islam Malang (Unisma) menarik puluhan peserta. Mereka antusias untuk mengikuti berbagai workshop bertema ‘Pendampingan penyusun dan self curation bahan bacaan anak bertema perubahan iklim’ bagi Komunitas Saung Kanak Malang.
Workshop ketiga ini menjadi ajang bagi peserta pendampingan dari dalam maupun luar komunitas Saung Kanak untuk dapat menampilkan hasil outline cerita. Cerita mereka dibuat berdasarkan dari hasil pendampingan pertama sampai ketiga untuk selanjutnya akan dievaluasi oleh pemateri.
“Outline cerita yang telah dibuat oleh peserta pendampingan tidak hanya dipamerkan, namun juga akan dinilai dan dievaluasi langsung oleh pemateri yang bertugas,” ungkap Nanda, salah seorang anggota tim pengabdian yang dilaksanakan oleh Dr. Ari Ambarwati.
Workshop ini diselenggarakan di Maliki Cafe pada Sabtu (10/8/2024) dengan sistem hybrid. Ada peserta yang mengikuti secara daring via Zoom, serta luring. Kegiatan di pekan ketiga ini menghadirkan Ary Nilandari. Kak Ary sapaan akrabnya, penulis ahli di bidang sastra anak sebagai pemateri yang hadir melalui zoom.
Ary memulai pendampingan dengan memberikan contoh karya sastra anak miliknya. Setelah itu dilanjutkan dengan menampilkan beberapa outline cerita yang dihasilkan peserta untuk dapat dievaluasi.

“Cerita akan lebih mudah diterima oleh anak jika bahasa dan topik yang diberikan sederhana, dengan tokoh yang tidak terlalu banyak, dengan begitu anak sebagai penerima cerita akan bisa mendapatkan fokus wawasan yang disampaikan dalam cerita,” ungkap Ary.
Ia juga menambahkan bahwa selain kesederhanaan topik dan bahasa yang harus dimiliki penulis, ilustrator juga memegang peranan penting. Menurutnya ilustrasi yang dibuat akan membantu anak dalam memperoleh pemahaman maksimal, karena kebanyakan anak juga akan melihat ilustrasi sebagai titik awal ketertarikan mereka untuk membaca.
Ambar, sebagai ketua pengabdian menambahkan bahwa kegiatan ini dapat terselenggara maksimal atas kerjasama yang apik antara tim pengabdian dengan anggota Komunitas Saung Kanak sebagai peserta.
“Saya senang atas kerjasama yang apik antara tim pengabdian dengan Komunitas Saung Kanak Kota Malang. Terima kasih juga kepada Kembdikbudristek RI yang sudah menyokong pendanaan hibah pengabdian kami,” ujar Ambar. (dan/but)






