Lamongan (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan Kantor Wilayah (Kanwil) Jatim menggelar kegiatan latihan seni hadrah al-banjari, guna memaksimalkan pembinaan bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) setempat.
Menurut Kepala Lapas Kelas IIB Lamongan, Mahrus, kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas ini terus dimaksimalkan sebagai upaya untuk memberikan Pembinaan kepada WBP agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
“Salah satu pembinaan keagamaan di Lapas Lamongan kali ini adalah kegiatan aholawatan atau yang biasa kita sebut Banjari. Kegiatan ini merupakan salah satu pembinaan keagamaan Islam di Lapas Kelas IIB Lamongan,” kata Mahrus, Minggu (28/1/2024).
Mahrus menjelaskan, pembinaan keagamaan merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk memberikan pengarahan dan bimbingan kepada seseorang agar ia dengan secara sadar dan sukarela mau melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Tuhan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
Ditambahkan pula oleh Mahrus, kegiatan ini termasuk dalam program pembinaan kepribadian guna memperkuat iman para WBP yang beragama muslim, sehingga diharapkan para WBP bisa menganggap hukuman yang mereka jalani ini sebagai sebuah pelajaran yang akan membuat mereka menjadi orang yang lebih baik lagi.
Oleh sebab itu melalui kegiatan ini, Mahrus berharap, sikap dan perilaku dari para WBP dalam sehari-harinya bisa mencerminkan nila-nilai religius. Nilai itu juga diharapkan mampu dipertahankan saat keluar dari lapas dan kembali ke lingkungannya.
“Pada setiap minggunya para WBP melakukan Sholawatan Banjari di Masjid Al Muttaqin Lapas Lamongan. Kami bersyukur, kegiatan ini diikuti oleh para WBP Lapas Lamongan dengan antusias dan penuh semangat,” tutur Mahrus.
“Semoga para WBP mampu memanfaatkan saat-saat seperti ini untuk memperbaiki dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” imbuhnya.[riq/but]






