Surabaya (beritajatim.com) – Banyak orang merasa bahwa batuk adalah sejenis kelainan penyakit. Padahal, batuk merupakan sebuah mekanisme alami ketika tubuh kita ingin mengeluarkan zat atau partikel asing yang masuk dan tidak baik untuk tubuh.
Meskipun pada tahap yang lain, batuk memang bisa menjadi tanda bahwa kita sedang terserang virus atau bakteri di dalam tubuh. Sehingga, kadang batuk yang kita alami juga mengeluarkan dahak.
Dahak atau cairan tebal dan lengket yang disekresikan dari dada manusia dan hendak dikeluarkan. Meskipun sekresinya dari hasil proses alamian, namun dari beberapa kasus hal ini bisa juga sebagai tanda penyakit yang ada di dalam tubuh seseorang. Untuk mengetahuinya bisa dengan melihat warna dahak.
Dari warna dahak bisa mengindisikan seseorang normal atau bahkan terinfeksi virus dan bakteri. Berikut ini beberapa warna dahak yang perlu diketahui sebagai tanda penyakit, di antaranya:
Putih bening
Jika batuk disertai dahak berwarna putih bening biasanya menandakan seseorang sedang terinfeksi virus. Selain itu, dahak dengan warna tersebut juga bisa menunjukkan bahwa ada reaksi alergi di dalam saluran pernafasan manusia.
Dahak ini mengandung air, bakteri, anty body, dan garam yang berfungsi untuk melembabkan sistem pernafasan. Jika disebabkan oleh virus, maka produksinya juga akan lebih banyak.
Hijau atau kuning
Pada kasus orang yang dahak dengan warna hijau atau kuning menandakan jika orang tersebut sedang menderita penyakit infeksi, seperti bronkitis, sinusitis, pneumonia, cystic fibrosis (penyakit paru kronis yang bersifat genetik).
Putih pekat
Berbeda dengan dahak bening, dahak putih yang satu ini mengindikasikan beberapa penyakit lain, seperti bronkitis virus, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), gagal jantung kongestif, hingga penyakit asam lambung (GERD).
Coklat
Warna coklat pada dahak bisa menandakan bahwa adanya pendarahan yang sudah cukup lama di saluran pernafasan. Hal ini biasanya disebabkan karena seseorang menderita cystic fibrosis, bronkitis bakterial, pneumonia bakterial, dan beberapa kondisi lain seperti pneomocinosis dan absen paru.
Merah atau pink
Warna merah pada dahak berasal dari campuran darah. Darah ini biasanya keluar akibat adanya luka atau peradangan pada saluran pernafasan. Hal ini kerap terjadi pada penderita TBC, tuberkulosis, kanker paru, hingga emboli paru.
Dahak hitam atau melanoptysis
Pada dahak yang berwarna gelap ini biasanya dialami oleh seseorang yang memang perokok berat atau masyarakat yang kerap berada di area industri dan menderita pneomocinosis. Selain itu, dahak hitam juga bisa karena adanya infeksi jamur. [fyi/tur]






