Surabaya (beritajatim.com) – Pada dasarnya tidur memang salah satu aktivitas istirahat yang memang dibutuhkan oleh tubuh. Terlebih setelah tidur, seseorang bisa mendapat energi yang lebih baik lagi. Meski begitu, kualitas sekaligus durasi tidur tetap harus diperhatikan. Umumnya tidur yang baik untuk orang dewasa ialah sekitar delapan jam sehari.
Jika seseorang memiliki jam tidur lebih banyak dan bahkan terjadi rutin setiap hari, maka bukannya sehat badan yang didapatkan, melainkan dampak buruk untuk kesehatan. Adapun yang akan terjadi ketika seseorang terlalu banyak tidur, di antaranya;
Lebih rentan terkena diabetes
Orang-orang dengan durasi tidur lebih banyak lebih rentan terkena penyakit gula atau diabetes. Hal ini bahkan telah dibuktikan oleh sebuah penelitian di Kanada. Di mana orang-orang yang banyak tidur mengalami kenaikan berat badan hingga 5 kilogram dan 21 persen lebih rentan alami obesitas.
Rentan alami depresi
Selain itu, penelitian lain juga menyebutkan bahwa terlalu banyak tidur juga menunjukkan hubungan yang sangat signifikan dengan gangguan mental. Salah satunya ialah sebabkan depresi. Begitu oun sebaliknya, efek depresi juga dapat membuat seseorang jadi lebih banyak melalukan aktivitas rebahan atau tidur.
Jadi lebih mudah pegal atau sakit pada tubuh
Seseorang yang terlalu banyak tidur, biasanya kurang melakukan aktivitas fisik lainnya. Sehingga posisi tubuh yang monoton dan kurang gerak tersebut, membuat seseorang jadi lebih mudah merasa pegal atau sakit pada tubuhnya. Terlebih lagi, mereka yang sedari awal sudah memiliki masalah sakit punggung atau pinggang.
Risiko alami sakit stroke dan jantung
Risiko alami sakit stroke dan jantung juga berpotensi besar dialami oleh mereka yang durasi tidurnya lebih banyak. Hal ini bahkan sudah disebutkan pada sebuah penelitian. Di mana orang yang tidur lebih dari delapan jam memiliki risiko dua kali lebih besar alami serangan jantung dan 10 persen alami jantung koroner.
Sering alami sakit kepala
Sering merasakan sakit kepala tidak hanya disebabkan oleh durasi tidur yang kurang, tetapi sebaliknya. Jam tidur yang berlebihan juga dapat sebabkan seseorang kerap alami sakit kepala. Kemungkinan lainnya ialah karena tidur hingga melampaui waktu sarapan. Tak ayal jika kemudian juga mempengaruhi kadar gula darah rendah dan dehidrasi. (fyi/ian)






