Surabaya (beritajatim.com) – Cuaca di wilayah Madiun Raya pada Rabu, 8 Januari 2025 diprediksi akan didominasi oleh hujan dengan intensitas yang bervariasi.
Menurut prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., hujan akan mulai turun sejak pagi hari di beberapa wilayah seperti Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Pacitan, hingga Ponorogo.
Setiap daerah memiliki karakteristik cuaca yang sedikit berbeda, namun mayoritas akan menghadapi hujan ringan hingga sedang sepanjang hari.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga hujan disertai petir. Jangan lupa membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat bepergian,” ujar Oky Sukma Hakim pada Selasa (7/1).
Di Kota Madiun, hujan ringan diperkirakan akan berlangsung dari pukul 06.00 hingga 15.00 WIB, dengan intensitas meningkat menjadi hujan sedang pada pukul 09.00 WIB.
Setelah reda, langit tetap berawan hingga malam hari. Suhu di wilayah ini berkisar antara 23 hingga 28 derajat Celcius, dengan kelembaban udara mencapai 98 persen.
Sementara itu, Kabupaten Madiun memiliki pola cuaca yang hampir serupa, namun hujan diperkirakan reda lebih awal, yakni pukul 12.00 WIB. Cuaca di Kabupaten Madiun akan mulai berawan pada sore hari, tetapi masyarakat tetap disarankan untuk berhati-hati karena kelembapan udara yang tinggi, yakni mencapai 98 persen.
Magetan dan Pacitan akan menghadapi cuaca yang lebih dinamis. Di Magetan, hujan akan berlangsung hampir sepanjang hari, mulai dari hujan ringan pagi hari hingga hujan disertai petir pada siang hari. Di sisi lain, Pacitan akan mengalami hujan disertai petir pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, diikuti kondisi udara kabur pada sore hari.
“Wilayah Magetan dan Pacitan perlu lebih waspada, terutama saat hujan disertai petir terjadi. Hindari area terbuka untuk mengurangi risiko bahaya,” jelas Oky.
Ponorogo sedikit berbeda dengan wilayah lain. Pada pagi hari, langit hanya akan berawan sebelum hujan turun pada pukul 09.00 WIB. Hujan ringan akan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB, dengan cuaca kembali berawan di malam hari.
Suhu terendah di Pacitan berada di angka 22 derajat Celcius, sementara suhu tertingginya yakni di 28 derajat Celcius. Kelembaban di Pacitan bahkan cukup tinggi, yakni mencapai 99 persen dengan angin yang bertiup dari Barat Laut berkecepatan 24,1 km/jam.
Dengan berbagai variasi cuaca ini, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi yang berencana melakukan aktivitas di luar ruangan.
“Cuaca seperti ini cukup umum pada awal tahun, jadi sebaiknya selalu siaga dan perhatikan prakiraan cuaca sebelum bepergian,” tutup Oky.
Informasi ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat Madiun Raya agar tetap aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas harian meskipun cuaca hujan mendominasi. (mnd/ian)






