Surabaya (beritajatim.com) – Golongan darah, seringkali diyakini untuk menunjukkan banyak hal tentang seseorang. Seperti kepribadian atau karakter seseorang berdasarkan golongan darahnya.
Dari sisi medis, golongan darah ternyata juga bisa memberikan pengaruh. Sebab, golongan darah bisa menentukan seberapa besar risiko suatu penyakit bisa menyerang. Nah, kira-kira apa saja risiko penyakit dari setiap golongan darah?
Golongan Darah A
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Gustaf Edgen MD, Ph. D, seorang ahli epidemiologis di Karolinska, University Hospital Swedia, golongan darah A berisiko lebih tinggi terkena kanker perut lantaran lebih mudah terinfeksi bakteri H. pvlori.
Tak hanya itu, golongan darah A juga meningkatkan penyakit kanker pankreas dan diabetes tipe 2. Lantaran golongan darah A memiliki jumlah hormone kartisol yang lebih banyak, mereka akan cenderung lebih mudah merasa stress.
Salah satu cara untuk mencegah risiko penyakit-penyakit tersebut adalah dengan menghindari konsumsi daging olahan yang kaya akan nitrat. Seperti sosis, kornet, nugget, dan lain sebagainya.
Golongan Darah B
Sama seperti golongan darah A, pemilik golongan darah B juga memiliki risiko lebih besar mengidap kanker pankreas dan diabetes tipe 2, terutama bagi golongan darah B positif. Selain itu, risiko penggumpalan darah di pembuluh vena juga lebih tinggi, misalnya pada kaki.
Langkah pencegahan bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi juga tidak malas dalam melakukan aktivitas fisik.
Golongan Darah AB
Hasi penelitian dari University of Vermont menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah AB berisiko megalami gangguan kognitif lebih besar dibandingankan dengan yang lainnya. Bahkan presentase risiko hingga 82% dibandingkan golongan darah yang lain. Selain itu, penyakit stroke dan kanker pankreas juga lebih mudah mengancam.
Lakukan olahraga rutin dan tak lupa untuk penuhi tubuh dengan asupan gizi yang berkhasiat untuk otak agar risiko penyakit di atas bisa teratasi.
Golongan Darah O
Ternyata, golongan darah O memiliki risiko penyakit jantung coroner yang lebih rendah ketimbang golongan darah lainnya. Namun, bukan berarti golongan darah O tak memiliki risiko penyakit mengancam.
Disebabkan oleh bakter H. pvlori, golongan darah O akan lebih mudah terserang tukang lambung. Lebih lagi, wanita dengan golongan darah ini diyakini memiliki jumlah sel telur sehat yang lebih rendah. Memperhatikan asupan makanan, mengontrol berat badan, berolahraga secara rutin, akan membantu untuk menurunkan risiko penyakit kesehatan di atas.
Meski begitu, menjaga kesehatan tetap penting bagi semua orang apapun golongan darahnya. Gaya hidup tidak sehat seperti merokok, meminum minuman beralkohol, begadang, akan merusak tubuh secara perlahan. Oleh karena itu, perhatikan kesehatan diri sendiri agar tidak menyesal dikemudian hari. [mnd/tur]






