Jombang (beritajatim.com) – Lomba balap karung yang digelar oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Jombang dalam rangka memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan RI berlangsung meriah, Rabu (9/8/2023). Acara tersebut kocak dan penuh ger-geran.
Betapa tidak. Peserta lomba yang notabene wartawan ini wajib mengenakan helm. Selain itu, pserta tidak boleh berdiri. Namun harus jongkok di dalam karung. Saat balapan berlangsung, tidak jarang peserta harus berguling-guling.
Salah satu peserta itu adalah Hidayat. Begitu namanya dipanggil, dia menyambar karung plastik berukuran besar yang sudah disiapkan oleh panitia. Hidaya kemudian menenggelamkan tubuh dalam karung tersebut. Di kepalanya bertengger helm pengaman.
Hidayat berbaris sejajar dengan tiga pesaingnya. Semuanya mengenakan ‘seragam’ serupa. Masuk dalam karung dan memakai helm. Begitu hitungan tiga, empat peserta langsung beradu cepat. Namun mereka kesulitan karena berlari sembari berjongkok di dalam karung.
BACA JUGA:
Ngopi Bareng Media, Ratusan Polisi Kerja Bakti di Kantor PWI Jombang
Hidayat sempat terguling dua kali ketika hendak menyentung garis finish. Hal serupa juga dialami oleh Zainul (37), peserta lainnya. Pria berambut gondrong ini berkali-kali harus jatuh bangun. Tentu saja, para penonton yang menyaksikan perlombaan di depan kantor PWI itu tertawa terpingkal-pingkal.
Bukan hanya lomba balap karung. Beberapa lomba lainnya juga digelar oleh panitia dalam rangka memeriahkan HUT RI tersebut. Di antaranya, lomba makan krupuk indoor, serta lomba cantol topi. Seluruh wartawan bersuka cita, tertawa berderai-derai.
Lomba semakin meriah, karena hadirnya penonton istimewa, yakni Ketua PN (Pengadilan Negeri) Jombang Bambang Setyawan. Bambang menyaksikan aksi kocak para kuli tinta tersebut dari dekat. Bambang pun tak kuat menahan tawa.
BACA JUGA:
Wartawan Beri Masukan ke Kapolres Jombang di Acara Piramida
Ketua PWI Jombang Sutono Abdillah mengatakan, selain untuk memperingati HUT -ke-78 Kemerdekaan RI, pihaknya menyelenggarakan lomba Agustusan guna mempererat kebersamaan dan kekompakan antar wartawan. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum berharga dalam membangun hubungan yang lebih erat di kalangan insan pers.
Lomba agustusan, yang diadakan di halaman PWI Jombang, merupakan acara yang menghadirkan berbagai permainan dan tantangan kolaboratif yang menguji kerjasama dan kreativitas wartawan. Acara tersebut diikuti oleh puluhan wartawan dari berbagai media di Jombang.
“Sebagai insan pers, kita bekerja di berbagai media yang berbeda-beda, tetapi tujuan kita adalah sama, yaitu menyampaikan informasi yang akurat dan bermanfaat kepada masyarakat. Melalui lomba agustusan ini, kami ingin mempererat tali persaudaraan,” ujar Sutono Abdillah. [suf]






