Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 20 ribu warga dari Tulungagung dan Blitar berburu Tunjangan Hari Raya (THR) yang dibagikan oleh Wisata Kampung Coklat. Puluhan ribu warga ini rela datang jauh-jauh demi bisa mendapatkan THR.
Setiap orang mendapatkan jatah THR Rp50 ribu. Sementara untuk anak-anak akan mendapatkan THR Rp25 ribu per orang.
Kholid Mustofa, Pemilik Wisata Kampung Coklat mengatakan, tradisi sedekah kepada jemaah dan pengunjung rutin ini telah dilakukan setiap tahun menjelang lebaran sejak 10 tahun lalu. Sedekah tersebut dilakukan untuk berbagi untuk kebahagian menjelang Idulfitri.
“Alhamdulillah puasa sudah sampai malam 20, pengajian pagi di Kampung Coklat sudah berjalan 10 tahun, kebiasaan sudah memasuki hari 20, kebiasaannya Kampung Coklat memberikan sedekah kepada jama’ah sekedar berbagi untuk kebahagiaan menghadapi hari raya ini,” kata Kholid, Sabtu (30/3/2024).
Pembagian sedekah berupa uang tersebut dilakukan secara bertahap, hari ini sejumlah 10 ribu jemaah dan pengunjung. Sementara 10 ribu lainya diberikan Sabtu depan. Pengajian rutin dilakukan setiap Sabtu pagi dimulai jam 07.00 sampai jam 09.00 WIB.

“Sekitar 20 ribu (orang), ini belum final, masih ada yang berdatangan terus ini berkah untuk semua pengunjung dan jamaah semuanya juga untuk keluarga besar kampung coklat,” tambah Kholid.
Sementara itu Rina salah satu jamaah pengajian mengatakan ia sengaja datang ke Kampung Coklat demi bisa mendapatkan THR jelang lebaran ini. Dirinya pun telah beberapa kali ikut kegiatan ini.
Ia tidak datang sendiri, perempuan asal Kademangan Kabupaten Blitar itu datang bersama 2 orang anaknya. Ia sengaja mengajak sang anak demi bisa mendapatkan THR lebih jelang hari Raya Idulfitri 2024 ini.
“Ya Alhamdulillah, kalau dulu dapat 50 ribu tapi ini belum saya buka, ini sudah beberapa kali saya ikut” ucap Rina.
Rina pun bersyukur, karena jelang hari raya Idul Fitri ini dirinya bisa mendapatkan THR. Uang ini pun akan digunakannya untuk tambah-tambah membeli camilan lebaran.
“Belum tahu ya, paling buat tambah-tambah beli camilan Lebaran,” tegasnya. [owi/beq]






