Malang (beritajatim.com) – Seorang pria di Kabupaten Malang sukses menjadi peternak ayam hias. Berawal dari hobi, pria bernama Imron Wahyudi itu, kini memiliki puluhan ayam hias dari berbagai negara. Berkat keuletannya, pundi-pundi rupiah pun mengalir deras ke sakunya.
Imron Wahyudi tinggal di Desa Pandanmulyo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Imron merawat langsung puluhan ayam hias koleksinya dari berbagai negara di dunia. Seluruh ayam hias tersebut dibudidayakan di halaman belakang rumahnya.
Menurut Imron, beternak ayam hias yang ia geluti berawal dari hobi. Ia awalnya membeli sepasang ayam hias pada tahun 2018. Berbekal keuletan dan ketekunan, ayam hias miliknya kini telah banyak dibeli para kolektor di pulau Jawa. “Awalnya hobi, yang penting senang dulu merawatnya. Nanti rezeki datang sendiri,” ungkap Imron, Selasa (14/3/2023).
BACA JUGA:
Lapas Lamongan Kembangkan Peternakan Ayam KUB, Inilah Potensi dan Keunggulannya
Imron mengaku, koleksi ayam hiasnya dari berbagai negara. Di antaranya, ayam hias jenis golden dan silver pheasant, yang berasal dari Tiongkok dan American Silkie. Kemudian ayam batik Italia dan ayam ekor panjang, onadagori asal Jepang. “Perawatannya lebih mudah, biaya makannya pun relatif lebih irit bila dibanding dengan ayam kampung lokal,” bebernya.
Imron menjelaskan, perawatan ayam hias tergolong mudah. Serta menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya. Cukup diberi makan biji-bijian dan sayuran secara rutin dan kandangnya selalu dibersihkan tiap hari. Lalu pemberian disinfektan untuk mencegah hama pada bulu ayam hias.

“Ya biasanya kita harus secara berkala melakukan pengecekan bulu-bulu ayam, untuk membersihkan kutu yang biasanya melekat. Intinya kebersihan kandang juga yang perlu dicermati,” tutur Imron.
Keindahan bulu dan keunikan bentuknya, lanjut Imron, membuat harga jual ayam hias bisa menyentuh jutaan rupiah per pasang. Berkat hobinya membudidayakan ayam hias, kini dirinya mampu mendatangkan pundi rupiah, ratusan hingga jutaan rupiah perbulan. [yog/suf]






