Surabaya (beritajatim.com) – Nasib Apes menimpa Watiningdyah. Ia harus rela kehilangan Honda Beat AD 2758 AAB miliknya saat sedang menunggu anaknya pulang sekolah di Jalan Simo Kwagean Buntu Kidul, Jumat (11/02/2022).
Warga Simo tersebut bercerita, awalnya ia sedang menjemput anaknya, ia pun memarkir sepeda motor di pinggir jalan dan menuju tempat pertemuan orang tua di sebuah rumah yang tidak jauh.
“Motor saya parkir depan sekolah, memang tidak masuk pagar sekolah. Motor saya sudah saya kunci stir dan lubang kontak juga sudah ditutup,” kata Watiningdyah.
[berita-terkait number=”4″ tag=”curanmor-surabaya”]
Usai mengikuti pertemuan, ia kaget mendapati sepeda motornya sudah hilang. Ia pun sempat menanyakan ke warga sekitar, dari informasi yang didapat Wati dari warga, pelaku berjumlah tiga orang. “Pelakunya kurang lebih tiga orang,” ungkap Watiningdyah.
Korban mengaku, biasanya motor memang diparkir di luar pagar depan sekolah. Akibat aksi pelaku, korban mengaku mengalami kerugian satu unit motor, STNK, dompet berisi uang Rp 300 ribu, kartu ATM, KTP dan SIM. “Saya sudah lapor ke Polsek Sawahan,” kata Watiningdyah.
Sementara itu, Kapolsek Sawahan Kompol Risky Fardian sudah perintahkan anggota untuk mengecek ke TKP. “Anggota langsung cek ke TKP sekarang,” kata Risky. (ang/ted)






