Bojonegoro (beritajatim.com) – Kerangka bangunan balai desa Sekaran Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro telah lama berdiri. Sejak 2019 silam bangunan balai desa lama yang akan direnovasi itu telah dibongkar. Namun, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda kelanjutan pembangunannya.
Berkali-kali penyelesaian pembangunan gedung balai desa itu telah ditanyakan kepada pemerintah desa. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku, ia dan warga lain berkali-kali menanyakan kejelasan pembangunan balai desanya.
Ia juga sempat mendengar bahwa pihak desa telah menganggarkan dana untuk pembangunan balai desa itu sebesar Rp450 juta. Namun di 2021 hanya terdapat empat tiang beserta pondasi saja yang kian hari lapuk akibat terpaan hujan dan sinar matahari.
“Kita sempat mendengar bahwa pihak pemdes telah menganggarkan Rp450 juta untuk membangun desa, tapi sampai dengan saat ini kok gak ada wujudnya,” ujarnya, Senin (29/7/2024).
Sampai dengan saat ini, ia dan warga lainya merasa iri dengan desa lain. Mereka menginginkan agar desanya memiliki balai desa. “Kita juga tidak pernah diajak musrenbang desa, padahal kita sering kali menanyakan ke Pemdes Sekaran kapan balai desa dibangun,” tambahnya.
Terpisah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sekaran, Purhadi mengaku bahwa dirinya tak mengetahui perihal pembangunan Balai Desa tersebut. Bahkan, pihaknya juga tak pernah diajak berkoordinasi sama sekali oleh Kepala Desa (Kades).
“Nggak pernah (diajak koordinasi). Semua yang tahu itu Pak Kades,” ujarnya dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Sementara itu, Kades Sekaran, Sunarso ketika dikonfirmasi perihal tersebut, tidak merespon sama sekali. Bahkan, ketika dicoba ditelepon oleh beberapa awak media, pihaknya juga tak merespon dan tak membalas pesan singkat.
Pantauan di lapangan, hanya ada bangunan empat tiang tanpa ada atap dan dinding di lahan yang rencananya akan di dirikan balai desa tersebut. Hal itu nampak dengan adanya papan nama kantor Balai Desa Sekaran, dengan puing-puing yang berserakan di dekat empat tiang yang berdiri tersebut. [lus/but]






