Sampang (beritajatim.com) – Memasuki musim kemarau, sejumlah petani di Dusun Masaran, Desa Aeng Sareh Kecamatan/ Kabupaten Sampang Madura, mulai menanam tembakau.
Hurriyah (40) warga setempat menjelaskan, kerena sudah memasuki musim kemarau, rata-rata para petani di daerahnya telah menanam tembakau. Sebab, tanaman tersebut masih menjadi andalan petani di desanya saat musim kemarau.
“Tembakau ini tanaman yang masih menjajikan hasilnya saat musim kemarau, karena selain tembakau tidak ada pilihan lain,” terangnya, Minggu (4/6/2023).
Lebih lanjut Hurriyah menjelaskan, menurutnya lahan kering memang cocok untuk ditanami tembakau. Tanaman tembakau memang hanya membutuhkan sedikit air dan mudah subur di lahan kering.
“Lahan pertanian di desa kami ini memang sangat cocok jika ditanami tembakau, karena tidak membutuhkan banyak air atau irigasi,” ujarnya.
BACA JUGA:
GMNI Desak Pemkab Jember Evaluasi Perda Tembakau
Pemprov Jatim Komitmen Dorong Kesejahteraan Petani Tembakau
Sementara Kepala Dispertanian Sampang Suyono berharap agar para petani saat menanam tembakau menggunakan bibit unggul yakni prancak, agar hasil panen lebih menguntungkan, mengingat musim panas tahun ini akan lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.
“Harapan kami para petani bisa memanfaatkan musim kemarau yang panjang ini untuk menanam tembakau dengan bibit paling bagus agar membuahkan hasil yang memuaskan baik dari sisi keuntungan maupun kwalitas tembakau,” tandasnya. [sar/but]






