Sampang (beritajatim.com) – Penyakit mata merah atau konjuctivitis tengah mewabah di Kabupaten Sampang, Madura. Bahkan penyebaranyapun cukup cepat.
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Yuliono mengatakan, penyakit mata yang menyerang masyarakat di Sampang merupakan virus biasa dan tidak membahayakan yang mengarah pada kebutaan. “Masyarakat tidak usah panik karena ini virus biasa yang disebabkan oleh asap dan angin,” terangnya, Minggu (19/6/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”penyakit-mata”]
Lanjut Yuliono, penyakit mata merah mudah menular, misalnya jika dalam satu keluarga ada yang terjangkit, maka kemungkinan dapat merembat ke keluarga yang lain. “Untuk langkah pencegahan salah satunya memisahkan benda yang digunakan langsung bersentuhan dengan tubuh, seperti handuk dan lainnya,” tegasnya.
“Meski penyakit mata merah ini mudah disembuhkan, tetapi jangan diabaikan, segera datang ke pelayanan kesehatan terdekat untuk diobati minimal mengantisipasi penyebaranya. Jika dibiarkan sebenarnya bisa sembuh sendiri minimal lima hari,” tandasnya. [sar/suf]






