Gresik (beritajatim.com) – Nasib nahas dialami Imam Lutfi (37), warga Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Ia menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) saat mengantre membeli bahan bakar minyak (BBM) di sebuah SPBU.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian wajah dan leher, terutama di area bola mata kiri, serta nyeri di punggung akibat tendangan pelaku. Aksi penganiayaan itu juga sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi SPBU.
Peristiwa bermula saat Imam Lutfi mengantre untuk membeli BBM jenis Pertamax. Tiba-tiba, seorang pengendara yang berada di depannya turun dari kendaraan dan menghampiri korban. Tanpa banyak bicara, pria berkaos hitam, mengenakan topi dan celana pendek tersebut langsung memukul dan menendang korban secara berulang kali hingga tersungkur di hadapan warga.
“Saya tidak tahu masalahnya apa, saya juga tidak kenal orang itu. Tiba-tiba dia menghampiri dan bilang, ‘Kenapa kamu lihat-lihat saya sambil melotot?’ Padahal saya tidak ada niat melihat dia,” ujar Imam Lutfi, Minggu (4/1/2026).
Setelah mengalami kekerasan fisik tersebut, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Manyar dengan melampirkan rekaman CCTV sebagai bukti.
Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Syaiful Rokhim, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami sudah mengamankan rekaman CCTV di area SPBU, mengumpulkan barang bukti, serta memintai keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi,” jelasnya.
Ipda Syaiful menambahkan, apabila dari hasil penyelidikan ditemukan unsur pidana, terduga pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Benar, korban sudah melapor. Saat ini kasus masih kami dalami, termasuk motif penganiayaan tersebut,” pungkasnya. [dny/but]






