Bojonegoro (beritajatim.com) – Menurut Warga Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro kemunculan seekor buaya di tepian Sungai Bengawan Solo itu sudah sering. Kemunculan hewan reptil ke daratan yang dekat dengan permukiman warga itu sering muncul dijam tertentu.
Menurut Kepala Dusun Kebonagung, Kecamatan Padangan, Agus Ronijaya (59), akhir-akhir ini buaya tersebut sering muncul ke permukaan dekat permukiman warga, dan munculnya pada sekitar pukul 10 WIB hingga 14.00 WIB. Pihaknya menduga, buaya yang ada di lokasi tersebut tidak hanya satu ekor.
“Kelihatannya buaya tersebut tidak hanya satu. Karena yang muncul juga kadang berbeda, ada yang agak kecil dan agak besar,” ujarnya, Senin (12/12/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”buaya-di-bengawan-solo”]
Kemungkinan, lanjut dia, munculnya buaya tersebut dikarenakan adanya kandang kambing dibelakang rumah warga yang berjarak kurang lebih 5 hingga 10 meter dari Bengawan. Pasalnya, beberapa kali muncul juga di tempat yang sama. “Seringnya muncul di belakang rumah warga, yang memiliki kandang kambing,” lanjut Agus.
Sementara menurut warga setempat yang mengetahui adanya buaya tersebut, Muammar Kadafi (32), mengaku sudah dua kali mengetahui kemunculan buaya ke daratan. Dua kali mengetahui kemunculan buaya itu ukurannya berbeda. Dia mengaku, sebelumnya mengetahui buaya berukuran lebih besar dari yang muncul kemarin (11/12/2022).
“Muncul pertama kali warna hitam agak besar dan ditonton banyak warga ia hanya diam saja, dan berukuran satu meter lebih. Sedangkan, yang terakhir kemarin, yang muncul lebih kecil dan berwarna kuning, hanya sekitar 1 meter panjangnya,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, kemunculan buaya tersebut juga sempat diabadikan warga setempat, dan diunggah ke media sosial hingga menggegerkan dunia maya. Namun, warga setempat menganggap hal tersebut sudah biasa, pasalnya buaya tersebut sudah sering menampakkan diri ke permukaan Sungai Bengawan Solo. [lus/ted]






