Mojokerto (beritajatim.com) – Dua perempuan warga Jombang menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Senin (8/1/2024). Satu korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban mengalami luka pada bagian pinggul.
Saat itu, korban Siswati (27) warga Dusun Ngembak RT 02 RW 05, Desa Made, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang mengendarai sepeda motor Honda Revo nopol S 4425 TI. Korban membonceng Sumiati (41) warga Dusun Dapet RT 07 RW 04, Desa Mojodanu, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.
Keduanya berjalan dari arah barat ke timur atau dari arah Jombang ke Kota Mojokerto. Sampai di lokasi kejadian korban mendahului kendaraan truk, namun diduga korban terlalu ke kanan saat mendahuhui kendaraan truk yang tidak diketahui identitasnya tersebut.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul kendaraan roda empat yang juga tidak diketahui identitasnya. Karena kurang cukup ruang sehingga adu moncong pun tak bisa dihindari. Korban tewas di lokasi, sementara yang dibonceng mengalami luka di bagian pinggul.
Petugas dari Unit Laka Satlantas Polresta Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Usai dilakukan identifikasi, korban tewas dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.
Sementara korban luka dibawa ke IGD RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Petugas meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan sepeda motor Honda Revo nopol S 4425 TI milik korban sebagai barang bukti.
“Kecelakaan terjadi sekira pukul 04.15 WIB. Iya tabrak lari. Kedua korban berboncengan, yang depan meninggal di lokasi luka di bagian tubuh dan yang dibonceng mengalamu luka ringan di bagian pinggul,” ungkap Kasi Humas Polresta Mojokerto, Ipda Agung Suprihandono. [tin/kun]






