Surabaya (beritajatim.com) – Dalam agenda reses pertama masa persidangan tahun 2024, Ketua Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra, Yona Bagus Widyatmoko, menyerap aspirasi masyarakat Kelurahan Kedurus, khususnya warga Gunungsari Indah.
Warga yang diwakili oleh Ketua RW 06, Khalit, dan Ketua FORKOM Kedurus, Dhaniel, menyampaikan berbagai usulan untuk perbaikan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Aspirasi yang disampaikan mencakup sepuluh kebutuhan mendesak warga, di antaranya penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) UMKM di Gunungsari Indah, pembangunan SMA dan SMK baru, serta pembenahan saluran air dari hilir hingga waduk. Masalah-masalah ini dinilai krusial untuk kenyamanan dan keberlanjutan lingkungan di kawasan tersebut.
“Kami memahami bahwa kebutuhan fasilitas pendidikan dan pengaturan UMKM menjadi prioritas yang penting bagi warga. Kami akan membahas ini dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik,” ujar Yona menanggapi aspirasi warga.
Selain itu, warga juga mengajukan permintaan untuk pemasangan lampu lalu lintas di penyeberangan guna meningkatkan keselamatan. Aspirasi bantuan hukum gratis bagi masyarakat untuk menghadapi persoalan hukum juga diusulkan, mengingat banyak warga yang membutuhkan akses hukum tanpa terbebani biaya.
“Kami melihat adanya kebutuhan yang sangat besar akan bantuan hukum gratis untuk warga. Ini menjadi perhatian kami agar warga bisa mendapatkan pendampingan hukum yang layak,” kata Yona.
Dalam bidang kesehatan, warga mengusulkan program makan bergizi gratis selama satu bulan sebagai uji coba untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Usulan ini disampaikan agar pemerintah dapat mempertimbangkan program serupa untuk mendukung gizi anak-anak yang akan berdampak pada mutu pendidikan.
“Tentu kita ingin generasi yang sehat dan cerdas. Program makan bergizi ini bisa menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas belajar anak-anak,” tambahnya.
Selain itu, beberapa fasilitas umum dan sosial (fasum/fasos) yang belum diserahkan ke Pemkot juga menjadi sorotan. Hal ini menghambat upaya pembangunan infrastruktur yang menjadi hak warga. Warga berharap adanya percepatan agar fasilitas yang belum diserahkan dapat ditindaklanjuti dan dimanfaatkan oleh masyarakat. “Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot untuk mempercepat proses penyerahan fasum dan fasos ini. Dengan begitu, warga bisa menikmati fasilitas yang memadai,” tegas Yona.
Warga juga mengajukan aspirasi tentang pelatihan ekonomi kreatif berbasis e-commerce untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM), penyediaan fasilitas olahraga bagi anak-anak dan remaja, serta revitalisasi gedung serba guna di Pasar Kedurus. Semua ini diharapkan dapat menunjang kegiatan warga dalam upaya peningkatan mutu SDM dan ekonomi di wilayah tersebut.
“Semua aspirasi ini menjadi bukti nyata bahwa warga ingin lebih maju dan berkembang. DPRD Surabaya berkomitmen untuk memperjuangkan dan merealisasikan aspirasi ini demi kebaikan bersama,” pungkas Yona.[asg/kun]






