Blitar (beritajatim.com) – Seorang pengunjung pantai Serang desa Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar hilang tergulung ombak. Pria atas nama Jiantoro Saputra warga dusun Wunggukerep Desa Wonotirto kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar itu tergulung ombak laut setelah terjatuh dari kendaraannya.
“Iya memang betul ada laka laut yang menyebabkan 1 orang hilang di pantai Serang,” kata IPTU. Udiyono, Kasi Humas Polres Blitar, Minggu (6/11/2022).
Peristiwa tersebut sempat dilihat oleh 2 orang warga yang berada di pantai Serang Kabupaten Blitar. Menurut saksi mata, peristiwa bermula saat korban berkendara di atas pasir pantai Serang.
Awalnya warga tidak menaruh kecurigaan terhadap aksi korban yang berkendara di atas pasir pantai Serang. Namun setelah diamati lagi, korban seakan memacu kendaraannya menuju tengah laut.
Belum berjalan belum begitu jauh, korban pun akhirnya jatuh tergulung ombak dan hilang hingga saat ini.
“Jadi awalnya korban dilihat warga berkendara di pantai tapi terus menuju ke tengah laut hingga akhirnya terjatuh dan hilang,” imbuhnya.
Warga yang melihat peristiwa itu pun berusaha menolong korban yang tengah digulung ombak. Namun besarnya ombak membuat warga tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan korban.
Selain itu dari keterangan warga yang hendak memberikan pertolongan, korban justru menolak dan seolah ingin mengakhiri hidupnya.
“Warga sebetulnya ada yang berusaha menolong tapi ombak besar dan korban seakan berkata enggak mau ditolong” ungkap IPTU. Udiyono.
Melihat peristiwa tersebut warga pun kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Panggungrejo dan Polairud. Anggota kepolisian bersama warga juga langsung melakukan pencarian korban.
Meski begitu hingga kini pencarian belum bisa menemukan korban yang tenggelam di pantai Serang Kabupaten Blitar. Sementara untuk sepeda motor yang dikendarai korban kini telah diamankan oleh Polisi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”blitar”]
“Anggota Polsek Panggungrejo dibantu warga telah melakukan pencarian dan penyisiran di sekitaran pantau untuk mencari korban tapi masih nihil” pungkasnya.
Rencananya penyisiran akan dilakukan esok hari oleh tim gabungan Polsek Panggungrejo, Polairud dan BPBD. Polsek Panggungrejo menduga korban sengaja berkendara ke arah laut untuk mengakhiri hidupnya. Meski demikian polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap apa yang mendasari korban untuk melakukan aksi tersebut. [owi/but]
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri, silakan menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.







