Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Republik Indonesia, Mugiyanto Sipin memberikan kuliah tamu di Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya.
Kuliah bertema ‘Membangun Kesadaran Mahasiswa untuk Mewujudkan Peradaban Bangsa Ramah HAM’ ini dihadiri oleh 400 mahasiswa serta pimpinan Unitomo, termasuk Rektor Siti Marwiyah.
Iyat, sapaan Siti Marwiyah, menyampaikan terima kasihnta atas kehadiran Wamen HAM yang memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi HAM.
Ia juga menekankan pentingnya pengajaran HAM sebagai dasar untuk menciptakan masyarakat yang adil dan menghormati keberagaman.
“Banyak permasalahan HAM di Indonesia yang belum terselesaikan. Semoga kuliah ini mendorong dan menginspirasi mahasiswa menjadi agen perubahan berbasis nilai-nilai HAM,” tuturnya, ditulis Kamis (5/12/2024).
Sementara dalam paparannya, Mugiyanto Sipin, yang juga mahasiswa Magister Ilmu Administrasi Unitomo, menceritakan pengalaman masa kuliahnya sebagai aktivis HAM di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan keterlibatannya dalam perjuangan Reformasi.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk memahami sejarah HAM di Indonesia, mengutip pesan Bung Karno, “Jas Merah: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah.”
Mugiyanto menyampaikan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam perjuangan HAM dan pergerakan sosial di Indonesia, mulai dari masa kolonial hingga reformasi.
Namun, ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi pemuda saat ini, seperti rendahnya representasi politik dan tingginya angka pengangguran. Meski demikian, ia tetap memberikan solusi konkret bagi mahasiswa untuk mengatasinya.
“Mahasiswa dapat meningkatkan partisipasi politik, mengasah keterampilan kerja, menyuarakan isu-isu hak pemuda, dan berkolaborasi menciptakan solusi inovatif bagi tantangan sosial-ekonomi,” katanya.
Ia pun berharap Unitomo menjadi tempat bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai agen perubahan bagi masa depan Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan. [ipl/kun]






