Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan pentingnya integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi bagi para Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang telah diusulkan Pemkot Mojokerto ke Kementerian PAN-RB.
Hal itu disampaikan Ning Ita (sapaan akrab, red) saat memberikan pengarahan kepada 1.144 Calon PPPK Paruh Waktu yang telah diverifikasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto. Kegiatan berlangsung di Hall Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada, Kota Mojokerto.
“Hari ini saya ingin menegaskan, Pemerintah Kota Mojokerto telah mengusulkan nasib kepegawaian seluruh tenaga non-ASN. Saya, sebagai pejabat pembina kepegawaian, memastikan hak dan tanggung jawab ini berjalan sesuai ketentuan Kementerian PAN-RB,” ungkapnya.
Pihaknya berharap dalam waktu dekat nomor induk PPPK paruh waktu dapat diterbitkan. Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga memotivasi para pegawai agar tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga menjadikan pengabdian sebagai bentuk ibadah.
“Saya minta seluruh pegawai memberikan dedikasi dan loyalitas sepenuh hati. Jabatan ini bukan hanya soal penghasilan, tapi juga ibadah untuk melayani masyarakat dan memudahkan urusan orang lain,” tegasnya.
Ia menekankan, seluruh aparatur baik ASN maupun non-ASN merupakan bagian dari satu keluarga besar Pemerintah Kota Mojokerto. Karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat penting demi mewujudkan ‘Panca Cita’ pembangunan daerah.
“Seluruh pegawai baik PNS, PPPK, maupun non-ASN adalah satu keluarga besar. Kebaikan rumah ini adalah kebaikan kita bersama. Mari kita memperbaiki diri, dan bekerja profesional demi kebaikan rumah besar kita bersama, Pemerintah Kota Mojokerto,” ajaknya.
Ia berharap semoga pengabdian semuanya membawa keberkahan bagi masyarakat dan diri kita masing-masing. Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto, Ikromul Yasak.
Diketahui, jumlah tenaga non-ASN R3 dan R4 di lingkungan Pemkot Mojokerto tercatat sebanyak 1.151 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi oleh BKPSDM, jumlahnya menjadi 1.144 orang, menyusul satu orang meninggal dunia dan enam orang lainnya sudah tidak aktif bekerja. [tin/aje]






