Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan membentuk generasi unggul merupakan tanggung jawab bersama.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Kota Layak Anak Tahun 2023 di Ruang Sabha Mandala Madya Kantor Pemerintah Kota Mojokerto.
“Pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Yakni antara semua dinas di pemerintah daerah, lembaga pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, media massa, dan tentunya forum anak.
Kota Mojokerto merupakan daerah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, yaitu 57 persen wilayahnya merupakan daerah pemukiman.
Baca Juga: Piala Bupati Cup U-10 dan U-12 di Mojokerto, Ajang Adu Bakat
“Namun hal ini bukanlah penghalang untuk menyediakan berbagai fasilitas publik khususnya untuk anak-anak. Dengan keterbatasan lahan yang ada tentu bagaimana kita menyediakan fasilitas-fasilitas publik yang memadai bagi masyarakat khususnya terkait hak-hak anak,” tuturnya.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, Kota Mojokerto semakin memperbaiki diri untuk pemenuhan hak-hak anak. Berbagai program yang telah diselenggarakan oleh masing-masing perangkat daerah maupun secara crosscutting.
Baca Juga: Jalan Santai PWI Mojokerto Rayakan HPN Berlangsung Semarak
“Kota Mojokerto sudah memiliki forum anak melalui forum ini kita mendorong peran aktif anak-anak Kota Mojokerto. Sejak perencanaan pembangunan untuk anak-anak kita memiliki forum Musrenbang tematik yang juga telah kita laksanakan beberapa waktu lalu,” katanya.
Rapat koordinasi ini diikuti oleh seluruh perangkat daerah, camat dan lurah serta organisai masyarakat se-Kota Mojokerto serta hadir Fasilitator Nasional KLA Nanang Abdul Chanan yang mendampingi masing-masing perangkat daerah untuk pengisian dokumen sebelum dilakukan oleh penilaian. [tin/beq]






