Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Mojokerto untuk berperan aktif dalam menyukseskan program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, keluarga, dan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Ketua TP PKK Kota Mojokerto dari Nia Wayanti kepada Lina Desriana. Acara berlangsung di Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, pada Rabu (5/3/2025), dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi.
Sebagai Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto, Ning Ita—sapaan akrab Ika Puspitasari—menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK sebelumnya atas dedikasinya serta memberikan selamat kepada ketua yang baru dilantik.
“Sesuai arahan Ibu Gubernur Khofifah, ada tiga fokus utama yang menjadi perhatian kita bersama,” ujar Ning Ita.
Tiga fokus utama tersebut meliputi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), penurunan angka stunting, dan suksesnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan data terbaru per Januari 2025, angka prevalensi stunting di Kota Mojokerto tercatat sebesar 1,54 persen atau setara dengan 88 kasus, yang masuk dalam kategori sangat rendah.
Ning Ita juga menekankan pentingnya inovasi dalam program TP PKK agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Saya berharap, TP PKK Kota Mojokerto ke depan mampu melahirkan inovasi dan membawa keberhasilan dalam melaksanakan program-programnya. Kita ketahui bersama bahwa TP PKK perannya cukup strategis dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” tambahnya.
Menurutnya, lingkungan keluarga memiliki peran fundamental dalam membangun bangsa. Jika setiap keluarga mampu menjadi unit yang berkualitas, maka Indonesia akan menjadi negara yang maju dan sejahtera. [tin/suf]






