Jember (beritajatim.com) – Widarto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengajak masyarakat mengawasi pelaksanaan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar tidak merugikan ekosistem ekonomi masyarakat lokal yang sudah terbentuk lama.
Widarto menangkap adanya kecemasan warga saat pertemuan serap aspirasi di Dusun Ampo, Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Selasa (14/7/2026), bahwa KDKMP tidak berjalan sesuai harapan setelah menggerus anggaran dana desa.
“Saya sampaikan apapun itu, sudah program prioritas presiden. Maka kita awasi bersama-sama saja,” kata Widarto kepada Beritajatim.com, Rabu (15/7/2026).
Menurut Widarto, jika KDKMP hanya menggeser ekosistem ekonomi yang sudah ada, maka tetap akan ada yang menjadi korban. “Contoh, kalau KDKMP menjual rokok, maka toko-toko kelontong yang jual rokok selama ini di sekitar KDKMP akan mengalami penurunan omset,” katanya.
“Kalau KDKMP berjualan sembako, maka toko-toko di sekitar situ yang selama ini brjualan sembako akan mengalami penurunan omset juga, karena pembelinya tetap, namun penjualnya bertambah, ada toko baru bernama KDKMP,” kata Widarto.
Widarto meminta warga mendampingi ekosistem ekonomin yang sudah lama terbentuk itu. “Sementara KDKMP seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi baru, bukan menggeser ekosistem ekonomi yang sudah ada dengan memindahkannya ke KDKMP. Kalau itu yang terjadi akan ada masyarakat yang dirugikan,” katanya. [wir/but]






