Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menilai gelaran Bank Jatim Bromo Marathon 2025 membawa dampak positif bagi daerah. Event olahraga internasional ini dinilai mampu mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat lokal.
Lebih dari 2000 pelari dari 21 negara ikut serta dalam ajang bergengsi tersebut. Mereka menaklukkan rute menantang yang melintasi kawasan indah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung acara ini. “Matur nuwon kepada panitia, sponsor, dan masyarakat yang ikut menyukseskan Bromo Marathon 2025,” ujarnya, Minggu (7/9/2025).
Menurutnya, kehadiran ribuan peserta dan wisatawan secara langsung meningkatkan kunjungan ke Pasuruan. Mulai dari hotel, villa, homestay, hingga UMKM sekitar Tosari mendapat limpahan manfaat.
“Event ini jelas berdampak signifikan pada ekonomi daerah. Wisatawan berbelanja, menginap, dan menikmati kuliner khas Pasuruan,” kata Gus Shobih, sapaan akrabnya.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan akan terus mendukung Bromo Marathon sebagai agenda sport tourism tahunan. Antusiasme peserta yang meningkat dari tahun sebelumnya menjadi bukti keberhasilan acara ini.
“Atas nama Pemkab Pasuruan dan mewakili Bupati, kami berharap ajang ini selalu ada setiap tahun. Bromo Marathon adalah kebanggaan kita semua,” tambahnya.
Selain itu, Shobih menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Ia percaya dengan sinergi tersebut, Bromo Marathon akan semakin mendunia.
“Dengan kerja sama yang solid, event ini bisa menembus level internasional. Targetnya tentu menjadi setara dengan Tokyo Marathon atau Sydney Marathon,” tegasnya.
Pemkab Pasuruan berharap keberhasilan Bromo Marathon 2025 menjadi momentum memperkuat citra wisata Bromo. Ajang ini bukan sekadar lomba lari, melainkan ruang promosi budaya, ekonomi, dan pariwisata daerah. (ada/but)






