Surabaya (beritajatim.com)- Fenomena hunting foto sedang ramai digandrungi banyak orang. Muda-mudi suka mencari spot foto di Kota Pahlawan ini untuk kebutuhan feed instagram atau sekadar mencari pemandangan antik dan kuno. Tak heran, Surabaya memang terkenal daengan banyaknya lokasi bersejarah dengan arstitektur yang memukau. Buat kamu pencinta konten visual, jangan lewatkan pesona bangunan tua Surabaya yang ternyata bisa jadi spot foto yang aesthetich abis!
Mengapa Bangunan Tua Surabaya Layak Diincar?
Arsitektur kolonial yang khas jadi alasan mengapa bangunan tua di Surabaya masih sering diabadikan. Detail ornamen kuno jadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Selain itu, warna bangunan yang senada seperti putih, krem, dan hitam juga cocok untuk gaya ‘vintage’ di media sosial menjadikan bangunan kolonial terkesan megah dan elegan.
1. Kawasan Kota Lama (Jembatan Merah & De Javasche Bank)
Area ini merupakan surga bagi para pencinta fotografi urban dan vintage. Jembatan Merah menawarkan latar belakang ikonik dengan struktur besi tua yang autentik, sementara gedung De Javasche Bank (sekarang Museum Bank Indonesia) memiliki pilar-pilar megah dan detail arsitektur neoklasik yang instagenic. Best angle: foto siluet di bawah jembatan saat senja, atau close-up detail ornamen di fasad gedung.
2. Balai Pemuda
Bangunan art deco ini menawarkan interior yang luas dengan tangga besar yang photogenic. Lampu-lampu vintage dan lantai marmernya menciptakan atmosfer klasik yang sempurna. Jangan lewatkan area ballroom dengan pencahayaan lembut yang bikin kulit tampak flawless secara natural.
3. Balai Kota Surabaya
Dengan fasad putih yang bersih dan taman yang tertata rapi, Balai Kota cocok untuk foto dengan gaya minimalis namun elegant. Columns dan archways-nya memberikan frame alami yang mempermanis komposisi foto. Datang pagi hari untuk menghindari kerumunan dan mendapatkan cahaya matahari yang soft.
4. Tugu Pahlawan
Monumen berbentuk paku terbalik ini simbolis dan penuh makna. Area sekitarnya yang hijau cocok untuk foto dengan gaya kontemporer berlatar bangunan bersejarah. Experiment dengan wide-angle shot untuk menangkap keseluruhan struktur, atau close-up pada relief yang mengelilinginya.
5. Benteng Kedung Cowek
Bekas benteng pertahanan ini menawarkan nuansa berbeda dengan dinding-dinding beton tua dan pemandangan laut. Atmosphere-nya yang sedikit rustic dan misterius cocok untuk tema foto moody atau monokrom. Golden hour di sini sangat recommended untuk mendapatkan cahaya keemasan yang menyapu sisa-sisa bangunan bersejarah.
Setiap bangunan tua di Surabaya bukan sekadar sisa peninggalan masa lalu, melainkan kanvas visual yang menunggu untuk dijelajahi dan diabadikan. Dari detail ornamen yang rumit hingga struktur megah yang berdiri kokoh, mereka menyimpan cerita sekaligus keindahan yang tak lekang waktu. Jadi, siapkan kameramu, ajak teman-teman, dan jadilah bagian dari mereka yang melestarikan sejarah melalui lensa kreatif. Siapa tahu, foto-fotomu tidak hanya memperindah feed media sosial, tapi juga menginspirasi banyak orang untuk mencintai warisan budaya kita. [Nazala Habibah Fathyadin]






