Surabaya (beritajatim.com) – Perempuan terkadang mendapatkan sikap yang berbeda dibandingkan laki-laki. Beberapa merasa jika perempuan dianggap lemah dan tidak seperti laki-laki.
Tapi, ternyata ada beberapa keunikan dari perempuan dari segi tubuh mereka yang dapat dijadikan suatu kebanggaan.
Perubahan Tubuh Secara Terus Menerus di Usia Kepala Dua
Terkhusus untuk para perempuan ketika masa remaja merasa tidak sehat, tentang masih ada kesempatan mengubah gaya hidup. Faktanya, tubuh wanita masih bisa berubah walaupun sudah berusia dua puluhan.
Caranya bisa dengan rutin mengkonsumsi makan bergizi seperti pisang dan almond. Kedua makanan ini memiliki kandungan kalsium tinggi sehingga mampu membuat membantu memperkuat tulang.
Selain itu, kita bisa melakukan latihan dalam menguatkan otot. Hal ini kemungkinan akan membuat kita jadi lebih baik dalam pengambilan keputusan, karena korteks prefrontal sedang berkembang.
Kelenturan Leher wanita ketika digerakkan
Mungkin kita bisa mencobanya, ada dua orang perempuan dan laki-laki kemudian coba panggil mereka secara bersamaan. Biasanya kalau laki-laki, mereka akan cenderung membalikkan seluruh tubuh.
Lain halnya dengan perempuan yang hanya memutar kepalanya. Hal ini bisa terjadi karena letak struktur otot tubuh perempuan lebih elastis. Namun, tentu saja para perempuan perlu berhati-hati ketika memutar kepala.
Pola pikir yang lebih kreatif
Salah satu organ penting dalam tubuh adalah otak. Faktanya, otak merupakan jaringan yang dipenuhi dengan berbagai kabel dan koneksi.
Ada studi yang menemukan bahwa jaringan otak perempuan lebih terhubung dibandingkan jaringan otak pria. Hal ini berarti perempuan dapat dikatakan lebih kreatif dalam menciptakan hubungan sebab akibat. Namun, ada kalanya mereka akan mudah terbiasa dengan rutinitas.
Kemampuan membangun ketertarikan lebih mudah
Faktor yang menyebabkan hal ini terjadi karena perempuan memiliki kadar oksitosin yang tinggi. Secara umum, Oksitosin merupakan hormon cinta yang berkaitan dengan keterikatan, membangunkan hubungan, meredakan stres serta bertanggung jawab ikatan ibu-anak kala menyusui.
Kesensitifan Telinga yang lebih Tajam
Keunikan ini merupakan hasil proses evolusi. Dalam hal mendengar, perempuan lebih peka dengan suara bahkan ketika mereka tidur mudah dibangunkan oleh tangisan bayi.
Namun, kesensitifan ini hanya berlaku untuk suara bernada tinggi. Jika tidak ingin membangunkan perempuan kala tidur, kita bisa berbicara dengan nada rendah. (PRD/ian)






